kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Kinerja 2025 Mulai Pulih, HGII Andalkan Ekspansi Genjot Pertumbuhan 2026


Rabu, 01 April 2026 / 17:57 WIB
Kinerja 2025 Mulai Pulih, HGII Andalkan Ekspansi Genjot Pertumbuhan 2026
ILUSTRASI. Pembangkit Minihidro Hero Global Investment Berkontribusi untuk Lingkungan dan Peningkatan Ekonomi L (Dok/PT Hero Global Investment)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Hero Global Investment Tbk (HGII) menutup tahun 2025 dengan sinyal pemulihan kuat di kuartal akhir, setelah sempat tertekan faktor cuaca. Memasuki 2026, perseroan langsung tancap gas dengan strategi ekspansi sebagai penopang utama pertumbuhan.

Pada kuartal IV 2025, HGII membukukan pendapatan sebesar Rp16,9 miliar, melonjak sekitar 62% dibandingkan kuartal sebelumnya. Laba bersih juga ikut terdongkrak menjadi Rp3,75 miliar atau naik sekitar 79% secara kuartalan.

Secara tahunan, kinerja HGII memang masih terkoreksi. Sepanjang 2025, pendapatan tercatat Rp63,0 miliar dengan laba bersih Rp17,1 miliar, turun masing-masing 34% dan 55% dibandingkan 2024.

Tekanan tersebut terutama dipicu musim kemarau panjang yang menekan debit air pada pembangkit listrik tenaga minihidro milik perseroan. Dampaknya, produksi listrik turun dan langsung menggerus pendapatan.

Baca Juga: Kinerja Hero Global (HGII) Sepanjang 2025 Tertekan, Efek Kemarau Berkepanjangan

Meski begitu, HGII menegaskan fundamental bisnis tetap solid dan mampu menjaga profitabilitas positif sepanjang tahun.

“Tantangan yang kami hadapi sepanjang tahun 2025 bersifat eksternal dan sementara, terutama akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung. Namun, hal ini tidak mengubah fundamental bisnis Perseroan yang tetap kuat. Dengan portofolio aset pembangkit yang solid serta momentum pemulihan yang telah terlihat di kuartal IV, kami tetap optimis terhadap prospek kinerja ke depan,” ujar Direktur Utama HGII, Robin Sunyoto dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).

Optimisme tersebut ditopang langkah agresif di 2026. HGII tengah aktif mengikuti sejumlah tender proyek energi baru terbarukan, termasuk pembangkit listrik tenaga air di Sumatera Utara dan pembangkit bioenergi di Kalimantan Barat.

Ekspansi ini menjadi kunci untuk memperluas portofolio aset sekaligus memperkuat diversifikasi sumber energi di tengah meningkatnya kebutuhan energi bersih.

Baca Juga: HGII Bidik Lelang EBT PLN 2026, Fokus Proyek Base Load dan Selektif

Perseroan juga menegaskan akan terus fokus pada optimalisasi operasional dan efisiensi guna menjaga pertumbuhan berkelanjutan.

“Walaupun tahun 2025 diwarnai oleh tantangan cuaca yang signifikan, kami melihat adanya pemulihan yang kuat di kuartal IV. Hal ini memberikan keyakinan bahwa kinerja Perseroan akan terus membaik seiring dengan normalisasi kondisi operasional serta realisasi peluang proyek baru ke depan,” tambah Robin.

Dengan strategi ekspansi yang agresif dan pemulihan operasional yang mulai terlihat, HGII membidik 2026 sebagai momentum balik arah untuk kembali memperkuat kinerja di sektor energi terbarukan.

Baca Juga: HGII Integrasikan PLTM dan Pertanian Lokal di Wilayah Operasi 19 MW

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×