kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Kinerja EBITDA Matahari Putra Prima (MPPA) positif di kuartal III


Rabu, 31 Oktober 2018 / 16:21 WIB

Kinerja EBITDA Matahari Putra Prima (MPPA) positif di kuartal III
ILUSTRASI. Pembukaan Gerai Baru Hypermart di Lippo Karawaci Utara


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) pada hari ini mengumumkan hasil kinerja keuangan untuk periode sembilan bulan. Dalam laporan yang berakhir September 2018 terefleksi pencapaian penting Perseroan dalam upaya untuk transformasi bisnisnya.

Pada kuartal III tahun ini, MPPA berhasil mencetak kinerja EBITDA positif sebesar Rp 15 miliar. Hal ini merupakan hasil dari upaya perusahaan yang berkesinambungan, beserta kerja keras dari seluruh jajaran karyawan, yang fokus pada hal-hal operasional bisnis serta terobsesi untuk melayani pelanggan kami.


Perusahaan secara berkelanjutan memperoleh tingkat pertumbuhan volume transaksi yang meningkat 2,8% di kuartal III, yang merupakan indikasi semakin banyak pelanggan yang datang dan berbelanja di gerai-gerai Perseroan. Namun demikian, Penjualan bersih sebesar Rp 8,28 triliun masih lebih rendah dibandingkan tahun lalu dan sebesar Rp 2,41 triliun.

"Penurunan tersebut merupakan dampak dari strategi Perseroan untuk mengurangi bisnis B2B yang memiliki marjin rendah dan mengarahkan sumber daya untuk mengembangkan bisnis ritel dengan melayani kebutuhan konsumen ritel. Strategi tersebut telah membuahkan hasil dengan pertumbuhan yang substansial pada marjin laba bruto," ujar Danny Konjogian, Direktur Public Relations and Communication MPPA dalam siaran pers, Rabu (31/10).

Selama kuartal III, MPPA mencetak marjin laba bruto 16,7%, meningkat 440 bps dibandingkan tahun lalu. Strategi harga yang diluncurkan tahun lalu semakin ditingkatkan guna memastikan tingkat penawaran harga kami tetap kompetitif di saat Perseroan memperoleh tingkat marjin yang baik

"Tingkat pengeluaran biaya tetap dibawah kendali dengan biaya umum dan administratif sebesar Rp 1,22 triliun di 9M 2018, turun sebesar 22,5% dari tahun lalu, yang merupakan total penghematan lebih dari Rp 350 miliar," lanjutnya

Sebagian besar dari penghematan ini berasal dari langkah efisiensi operasional yang dicanangkan sejak tahun lalu. Manajemen berkomitmen untuk melakukan penelaahan dan implementasi langkah efisiensi operasional lebih lanjut guna meningkatkan tingkat profitabilitas ke depan.

Pada bulan September 2018, Indonesia dilanda bencana gempa bumi dan tsunami. Dua kota yang berada di Sulawesi Tengah, yaitu Palu dan Donggala, mengalami kerusakan yang sangat parah. Salah satu gerai MPPA yang berada di Palu juga mengalami kerusakan oleh tsunami.

Perseroan telah melakukan langkah-langkah penanggulangan yang cepat untuk membantu komunitas yang terkena bencana dengan mengirimkan barang-barang bantuan dari gerai
Hypermart yang berlokasi di Makassar dan Mamuju.

Selain itu, dalam rangka untuk mendukung upaya Pemerintah untuk percepatan pemulihan ekonomi di Palu, MPPA juga telah membuka kembali sebagian gerai Hypermart di Palu untuk melayani kebutuhan para pelanggan. Hal ini berhasil dilaksanakan dalam waktu 3 minggu sejak bencana gempa bumi.


Reporter: Andy Dwijayanto
Editor: Yoyok

Video Pilihan


Close [X]
×