Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Yudho Winarto
Segmen kapal tunda & tongkang (TNB) menyumbang pendapatan usaha tertinggi di Semester I-2021 dengan total US$ 17,2 juta. Meningkat 23% dari periode yang sama tahun lalu.
Sebesar US$ 4,5 juta di antaranya berasal dari pendapatan sewa berjangka (Time Charter) yang meningkat signifikan sebesar 1.668% atau US$ 4,3 juta dibandingkan pendapatan TC Semester I-2020 sebesar US$ 256.000.
Dengan utilisasi TNB yang dimanfaatkan untuk disewakan berjangka berimbas pada menurunnya jumlah volume angkut, namun utilisasi armada berhasil mencapai stabil tinggi di 93,7%.
Dengan peningkatan pendapatan, PSSI juga mencatatkan kenaikan beban pokok pendapatan diantaranya untuk biaya perbaikan, pembelian suku cadang kapal serta biaya sewa kapal.
Baca Juga: Pelita Samudera Shipping (PSSI) akan bagikan dividen dan buyback saham
Total beban pokok pendapatan di Semester I-2021 tercatat US$ 32,5 juta, meningkat sebesar 13% dari periode yang sama 2020 sebesar US$ 28,7 juta.
Beban operasional meningkat 12% (YoY) dari US$ 2,8 juta menjadi US$ 3,1 juta untuk pengeluaran karyawan dan service fee.
PSSI juga berhasil meraup laba bersih periode berjalan sebesar US$ 7,2 juta. Naik 149% dibandingkan laba bersih periode berjalan PSSI pada Semester I-2020 yang senilai US$ 2,9 juta.
Segmen Kapal Curah Besar (Mother Vessel) menyumbang laba US$ 3,5 juta, diikuti segmen Fasilitas Muatan Apung, Floating Loading Facility (FLF/FC) dengan US$ 2,4 juta, dan segmen kapal tunda & tongkang (TNB) dengan US$ 1,3 juta. EBITDA hingga akhir Juni 2021 tercatat US$16,5 juta, naik 33% dari US$12,4 juta pada Semester I-2020.












![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)