kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

KKP gandeng Inggris awasi laut melalui satelit


Jumat, 07 April 2017 / 10:05 WIB
KKP gandeng Inggris awasi laut melalui satelit


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Indonesia menjalin kerja sama dengan Pemerintah Inggris dalam pemanfaatan teknologi satelit. Pemanfaatan satelit ini bertujuan mengawasi sumber daya laut Indonesia.

Komitmen kerjasama antara KKP dan Pemerintah Inggris ini disepakati saat kunjungan Menteri Perdagangan Inggris Hon Liam Fox ke kantor KKP, Kamis (6/4).

Kedatangannya kali ini sekaligus memberi kepastian bahwa Inggris konsisten mendukung Indonesia dalam memberantas penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing), melakukan tata kelola perikanan dan menjaga keberlanjutan Legal, Reported and Regulated Fishing (LRRF) di Indonesia.

Pemerintah Inggris melalui UK Space Agency (UKSA) juga telah menyetujui tawaran investasi di Indonesia. Dua negara ini akan membangun membuat proyek teknologi satelit bersama International Maritime Satelite (Inmarsat) senilai 8 juta atau setara sekitar Rp 132 miliar.

Menurut Sekretaris Jenderal KKP Rifky Effendi Hardijanto, proyek Inmarsat mengangkat reputasi Indonesia di European Comission Trade Group. Dengan begitu diharapkan Indonesia bisa mendapatkan penurunan tarif bea masuk produk perikanan ke negara mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×