kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.564   1,00   0,01%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Komisi ISPO kembali serahkan 67 sertifikat ISPO


Selasa, 18 September 2018 / 16:23 WIB
Komisi ISPO kembali serahkan 67 sertifikat ISPO
Penyerahan Sertifikat ISPO


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) memberikan 67 sertifikat ISPO kepada 65 perusahaan sawit dan 2 Koperasi Unit Desa (KUD) pekebun swadaya.

"Luas tertanamnya 235.867 hektare dengan produksi tandan buah segar (TBS) sebanyak 4,24 juta ton per tahun dan produksi crude palm oil (CPO) 669.888 ton," tutur Ketua Sekretariat Komisi ISPO Azis Hidaya, Selasa (18/9).

Dengan penyerahan sertifikat ini, terdapat 413 sertifikat yang diserahkan. Dimana sertifikat tersebut diberikan kepada 397 perusahaan sawit, 1 asosiasi pekebun swadaya, 2 KUD pekebun swadaya dan 3 KUD Plasma.

Total luas lahan yang sudah mendapat sertifikat ISPO sebesar 2,349 juta hektare dan produksi CPO CPO sebesar 10,2 juta hektare.

Menurut Azis, saat ini pemerintah tengah berupaya mempercepat proses sertifikasi ISPO. Namun, menurutnya semua pihak baik kementerian-kementerian terkait dan pelaku usaha harus berkomitmen dalam mempercepat proses ini.

"Jadi saat ini perlu percepatan. Hambatannya itu kan ada Hak Guna Usaha (HGU), kebun yang ada di kawasan, juga terkait limbah. Pengusaha sekarang belum daftar karena dia sedang memenuhi persyaratan ini," tandas Azis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×