kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.889   7,00   0,04%
  • IDX 6.308   -66,35   -1,04%
  • KOMPAS100 824   -11,49   -1,37%
  • LQ45 626   -7,64   -1,21%
  • ISSI 218   -1,90   -0,86%
  • IDX30 350   -4,25   -1,20%
  • IDXHIDIV20 426   -3,69   -0,86%
  • IDX80 94   -1,27   -1,33%
  • IDXV30 118   -0,83   -0,70%
  • IDXQ30 111   -1,12   -1,00%

Konversi BBG, Pertamina dan pemerintah patungan


Rabu, 05 Maret 2014 / 19:33 WIB
ILUSTRASI. LE SSERAFIM comeback dengan Antifragile, langsung melesat dalam jajaran trending musik Youtube setelah rilis MV.


Reporter: Ranimay Syarah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Pertamina (Persero) dan pemerintah kini melakukan patungan untuk merealisasikan program pemerintah, yakni konversi bahan bakar minyak ke bahan bakar gas (BBG). Realisasi program konversi ini khusus ditujukan untuk pembangunan Stasiun Bahanbakar Pengisian Gas (SPBG), Ecostation, dan Mobile Refueling Unit (MRU).

Hari Karyulianto, Direktiur Gas Pertamina menyampaikan di tahun 2014 ini, akan ada 13 SPBG baru dengan kapasitas gas sebesar 1 mmscfd, dimana 9 SPBG berasal dari dana pemerintah dan 4 SPBG lainnya dari Pertamina.

Untuk Ecostation sendiri berjumlah 8 unit dengan kapasitas 0,5 mmscfd. Kesemua unitnya akan dibangun oleh Pertamina dan tidak ada sumbangan dana dari pemerintah. Sedangkan untuk MRU, totalnya ada 10 unit, dimana 6 unit dibangun dari dana pemerintah dan 4 unit dari dana Pertamina.

"Anggaran untuk semua pembangunan dari Pertamina saja itu menghabiskan Rp 35 miliar-Rp 45 miliar, tendernya mau dimulai minggu depan. Sedangkan dari APBN, baru mau lelang 2 minggu lagi. Setelah 2 bulan, baru konstruksi akan dimulai," kata Hari, Rabu (05/03).

Adapun dana dari pemerintah diambil dari APBN dengan perkiraan mencapai Rp 1,5 trilun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×