kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Kopi jadi salah satu andalan ekspor komoditas


Kamis, 24 April 2014 / 19:10 WIB
ILUSTRASI. Tanda Awal Penyakit Gagal Ginjal yang Perlu Diketahui


Reporter: Handoyo | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Produk kopi menjadi andalan ekspor Indonesia. Itu sebabnya tidak salah jika dalam setiap misi dagang yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) ke luar negeri, selalu diikutsertakan 2-3 perusahaan yang bergerak di sektor perkopian.

Nus Nuzulia Ishak, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag mengatakan, potensi ekspor produk kopi Indonesia masih sangat bagus di pasar internasional. "Permintaan terhadap kopi kita sangat banyak," kata Nus, Kamis (24/4).

Dibandingkan dengan produk kopi dari negara-negara lain, produk kopi asal Indonesia memiliki kekhasan tersendiri baik dari sisi aroma maupun rasa. Tidak salah, bila produk kopi asal Indonesia dinamai pecialty coffee atau kopi premium.

Beberapa jenis specialty coffee Indonesia antara lain berasal dari Sumatera, Jawa, Flores, Bali, Sulawesi, dan Papua. Salah satu negara tujuan ekspor yang cukup besar untuk jenis specialty coffee adalah Amerika Serikat (AS).

Pada tahun 2013, impor kopi AS dari Indonesia mencapai US$ 290 juta atau 5,45% dari impor kopi AS dari seluruh dunia. Pasar AS saat ini masih didominasi oleh kopi asal Brasil dengan pangsa pasar sebesar 20,31% dan Kolombia dengan pangsa pasar sebesar 17,47%.

Di negeri Paman Sam tersebut, jenis specialty coffee atau kopi premium ini mengalami pertumbuhan yang paling pesat di AS, yaitu 1%-20% dalam 25 tahun terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×