kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

KPPU akan mengkaji RPM Jasa Telekomunikasi


Selasa, 19 Desember 2017 / 19:47 WIB


Reporter: Klaudia Molasiarani | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) tengah melakukan kajian terhadap Rancangan Peraturan Menteri (RPM) Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Muhammad Syarkawi Rauf, Ketua KPPU, menjelaskan, dalam membuat sebuah regulasi telekomunikasi, Kominfo selalu melakukan diskusi dengan lembaga yang ia pimpin. Namun dalam RPM tersebut, Kominfo tidak melakukan hal tersebut.

Ada beberapa poin yang menjadi sorotan KPPU. "Belum ada indikasi kartel, baru kita akan kaji. Rabu besok akan kita diskusikan dengan tim KPPU dan Kominfo," ujar Syarkawai saat dihubungi KONTAN, Selasa (19/12).  KPPU bakal melihat apakah peraturan yang dibuat Kominfo itu mendukung iklim persaingan usaha sehat atau tidak dan berkeadilan atau tidak. Menurut Syarkawi, salah satu aspek persaingan usaha yang sehat adalah aspek keadilan bagi seluruh pelaku usaha, tanpa terkecuali.

KPPU menyoroti salah satu aturan dalam RPM tersebut, yakni para pelaku usaha di bidang jasa telekomunikasi dapat menyewa jaringan milik operator penyelenggara jaringan. KPPU akan meminta agar Kominfo bisa berpegang teguh pada prinsip persaingan usaha yang sehat. Dengan begitu, hal tersebut tidak akan merugika pelaku usaha lain yang telah membangun jaringan sejak awal. KPPU juga meminta agar proses penyewaan jaringan telekomunikasi dikembalikan pada mekanisme business to business antara operator penyelenggara jasa dan operator penyelenggara jaringan dengan struktur biaya masing-masing operator penyelenggara jaringan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×