kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Tingkatkan Hilirisasi, Teladan Prima (TLDN) Bangun KCP & BPP ke-2 di Kalimantan Timur


Sabtu, 31 Januari 2026 / 13:33 WIB
Tingkatkan Hilirisasi, Teladan Prima (TLDN) Bangun KCP & BPP ke-2 di Kalimantan Timur
ILUSTRASI. PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) (Dok/TPA)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) telah melaksanakan groundbreaking pembangunan kernel crushing plant (KCP) dan biogas power plant (BPP) yang berlokasi di Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin, 26 Januari 2026. 

Aksi korporasi ini merupakan upaya perusahaan dalam optimalisasi sumber daya melalui KCP dan implementasi praktik keberlanjutan dengan BPP.

Manajemen Teladan Prima Agro mengungkapkan bahwa proyek hilirisasi dan energi terbarukan tersebut merupakan KCP & BPP kedua perseroan, setelah sebelumnya pada akhir tahun 2024 KCP & BPP pertama telah beroperasi di Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. 

Baca Juga: Indonesia Paradise (INPP) Targetkan 23 Semarang Rampung di Kuartal II

Adapun, KCP TPA mengolah palm kernel (PK) menjadi crude palm kernel oil (CPKO) dan palm kernel expeller (PKE), tujuannya untuk meningkatkan nilai tambah produk kelapa sawit perusahaan. 

“Pada periode Januari-September 2025, perusahaan telah melaporkan produksi CPKO di KCP pertama TPA sebesar 8.859 ton, realisasi selama sembilan bulan pertama di tahun lalu lalu itu bahkan telah melampaui produksi CPKO pada keseluruhan tahun sebelumnya sebesar 5.262 ton,” ungkap Manajemen, dalam keterangan resminya, pada Kamis (29/1). 

Tidak hanya melaksanakan komitmen terhadap peningkatan operasional, Manajemen perusahaan menilai bahwa sebagai perusahaan agribisnis modern, perusahaan juga harus memberikan langkah konkret terhadao penerapan aspek-aspek keberlanjutan.

Oleh karena itu, perusahaan ini telah mengolah limbah cair atau palm oil mill effluent (POME) menjadi biogas melalui fasilitas BPP, sehingga mampu mengurangi emisi gas metana sekaligus menyediakan energi terbarukan untuk mendukung operasional perusahaan.

POME yang digunakan sebagai bahan baku energi bersih BPP bersumber dari limbah di pabrik pengolahan kelapa sawit yang berada di wilayah sama.

Kemudian, listrik yang dihasilkan dari BPP digunakan untuk operasional pabrik di TPA, serta disalurkan kepada permukiman karyawan di dalam unit operasional. Integrasi KCP & BPP ini mencerminkan komitmen TPA terhadap pendekatan reduce, reuse, dan recycle (3R). Dengan kata lain, limbah cair aktivitas produksi diubah menjadi sumber daya yang bernilai tinggi.

Baca Juga: Gaikindo Targetkan Penjualan Mobil 850.000 Unit pada 2026, Optimistis Tumbuh

Inisiatif-inisiatif ini tidak hanya mengurangi limbah dan emisi, tetapi juga mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya terkait penurunan emisi gas rumah kaca (GRK). 

“Dengan menerapkan praktik circular economy secara menyeluruh, perusahaan mengambil langkah signifikan dalam kontribusi aktif untuk menciptakan ekosistem industri kelapa sawit yang regeneratif, tangguh, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran TPA dalam menghadapi tantangan perubahan iklim,” tutup Manajemen TLDN.

Selanjutnya: Daftar Direktur BEI & Bos OJK Mengundurkan Diri Usai IHSG Anjlok 10%

Menarik Dibaca: Aset Kripto Ini Bertahan di Puncak Kripto Top Gainers saat Pasar Rontok

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×