kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

KPPU selidiki hak monopoli impor jagung Bulog


Selasa, 19 Januari 2016 / 17:23 WIB
KPPU selidiki hak monopoli impor jagung Bulog


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Muhammad Syarkawi Rauf mengatakan hak monopoli impor jagung yang diberikan kepada Perum Bulog harus didasarkan pada Undang-Undang (UU) atau Peraturan Presiden (Perpres).

Namun bila itu kebijakan setingkat menteri, maka dalam kebijakan itu harus didasarkan pada salah satu UU.

Ia menilai kebijakan menjadikan Bulog memonopoli impor jagung tepat sejauh itu dalam rangka untuk melakukan stabilisasi harga. Namun ia juga mengingatkan bila hal itu berlangsung seterusnya atau menjadi satu pola pemerintah dalam mengambil kebijakan, maka berpotensi melanggar Undang-Undang Persaingan Usaha karena akan menutup kesempatan bagi swasta untuk mengembangkan usaha mereka secara sehat.

"Saya tidak tahu apakah pemberian hak monopoli ke Bulog dasar hukumnya apa. Apakah Kebijakan Menteri atau Perpres, nanti kita akan lihat dasarnya," ujar Syarkawi kepada KONTAN, Selasa (19/1).

KPPU mengingatkan pemerintah, harus melakukan pengawasan ekstra ketat kepada Bulog karena telah memberikan hak monopoli impor jagung. Ia mewanti-wanti jangan sampai Bulog menyalahgunakan kewenangan tersebut di luar batas-batas yang telah ditentukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×