kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Krakatau Steel belum jual lahan ke Honam


Senin, 17 Oktober 2011 / 22:08 WIB
ILUSTRASI. Pejabat tinggi intelijen AS mengatakan China adalah ancaman terbesar bagi demokrasi dan kebebasan sejak Perang Dunia II. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Dani Prasetya | Editor: Edy Can

JAKARTA. Hasrat Honam Petrochemical memeluk lahan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) belum bisa terpenuhi. Krakatau Steel masih mengkaji tawaran perusahaan asal Korea Selatan itu.

Direktur Utama Krakatau Steel Fazwar Bujang mengaku masih membutuhkan studi mendalam atas tawaran tersebut. "Kami ingin diskusi lebih lanjut ke arah mana mereka akan mengembangkan industri petrokimia ini. Apa yang bisa bermanfaat buat Krakatau Steel," ujarnya usai bertemu dengan Menteri Perindustrian M.S. Hidayat, Senin (17/10).

Honam sudah menyatakan niatnya untuk memiliki lahan milik Krakatau Steel seluas 40 hektare. Anak usaha Lotte Group ini sudah menggelar presentasi di depan jajaran direksi dan komisaris Krakatau Steel. Perusahaan petrokimia ini berniat membangun pabrik terintegrasi senilai US$ 5 miliar.

Tetapi satu kali pertemuan belum cukup bagi Krakatau Steel. Bujang berharap ada pembicaraan secara periodik sehingga bisa memberikan kesimpulan pada akhir tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×