kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Krakatau Steel belum jual lahan ke Honam


Senin, 17 Oktober 2011 / 22:08 WIB
ILUSTRASI. Pejabat tinggi intelijen AS mengatakan China adalah ancaman terbesar bagi demokrasi dan kebebasan sejak Perang Dunia II. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Dani Prasetya | Editor: Edy Can

JAKARTA. Hasrat Honam Petrochemical memeluk lahan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) belum bisa terpenuhi. Krakatau Steel masih mengkaji tawaran perusahaan asal Korea Selatan itu.

Direktur Utama Krakatau Steel Fazwar Bujang mengaku masih membutuhkan studi mendalam atas tawaran tersebut. "Kami ingin diskusi lebih lanjut ke arah mana mereka akan mengembangkan industri petrokimia ini. Apa yang bisa bermanfaat buat Krakatau Steel," ujarnya usai bertemu dengan Menteri Perindustrian M.S. Hidayat, Senin (17/10).

Honam sudah menyatakan niatnya untuk memiliki lahan milik Krakatau Steel seluas 40 hektare. Anak usaha Lotte Group ini sudah menggelar presentasi di depan jajaran direksi dan komisaris Krakatau Steel. Perusahaan petrokimia ini berniat membangun pabrik terintegrasi senilai US$ 5 miliar.

Tetapi satu kali pertemuan belum cukup bagi Krakatau Steel. Bujang berharap ada pembicaraan secara periodik sehingga bisa memberikan kesimpulan pada akhir tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×