kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Krakatau Steel (KRAS) Ekspor 30.000 Ton Baja ke Italia Senilai Rp 315 Miliar


Senin, 01 Mei 2023 / 13:09 WIB
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) kembali melakukan ekspor Hot Rolled Coil (HRC) ke Eropa.


Reporter: Vina Elvira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) kembali melakukan ekspor Hot Rolled Coil (HRC) ke Italia untuk konsumen Marcegaglia Steel Carbon SPA sebesar 30.000 metrik ton (MT).

Pengiriman ekspor ini disaksikan langsung oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan beserta jajarannya dan Direktur Utama Krakatau Steel Purwono Widodo pada Jumat 28 April 2023.

Purwono mengungkapkan, dengan adanya pengiriman ekspor ke Italia ini, Krakatau Steel berkontribusi menambah devisa negara sebesar Rp 315 miliar atau setara dengan US$ 21,15 juta.

Baca Juga: Krakatau Steel (KRAS) Persiapkan Rencana IPO Krakatau Sarana Infrastrutkur

“Dengan adanya penambahan kapasitas sehingga total produksi mencapai sebesar 5.600.000 ton per tahun, maka kami terus membuka peluang untuk kebutuhan domestik maupun sebesar 30% untuk pasar ekspor, terutama untuk wilayah Eropa di mana Krakatau Steel sudah diakui di sana,” ungkap Purwono dalam keterangan resminya.

Krakatau Steel Group melakukan ekspor dengan total 393.503 ton di sepanjang tahun 2022. Dan hingga April 2023, ekspor perseroan tercatat mencapai 80.802,78 ton, dengan negara tujuan ekspor seperti Italia, Portugal, Jerman, Turki, Yunani, Spanyol, dan Pakistan.

Purwono menegaskan, ke depannya KRAS akan terus meningkatkan kualitas produknya, sehingga dapat terserap lebih banyak lagi produk baja Krakatau Steel Group untuk kebutuhan baja domestik maupun kebutuhan baja ekspor.  

Untuk diketahui, secara nasional, industri besi baja merupakan kontributor ke-tiga terbesar ekspor dari Indonesia, nomor satu itu batu bara dan nomor dua adalah minyak sawit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×