kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Laba bersih anjlok, ini penjelasan manajemen Trans Power Marine (TPMA)


Kamis, 30 Juli 2020 / 18:00 WIB
Laba bersih anjlok, ini penjelasan manajemen Trans Power Marine (TPMA)
ILUSTRASI. Kapal floating crane, kapal tunda dan tongkang pengangkut b a t u b a r a milik PT Trans Power Marine (TPMA)


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Tendi Mahadi

Selain itu, TPMA juga sedang mempertimbangkan pengiriman nikel ke Sulawesi melihat tren baterai listrik. Hanya saja, perusahaan menilai besar risiko kerusakan kapal dengan pengiriman komoditas tersebut lantaran pelabuhan di Sulawesi dinilai masih belum cukup baik.

"Kami sudah angkut beberapa kali tapi kami lihat kapal pada rusak karena pelabuhannya asal nempel ke pelabuhan sehingga menambah biaya kami untuk perbaikan kapal," terangnya.

Baca Juga: United Tractors (UNTR) serap capex Rp 1,3 triliun di semester I

Perusahaan juga berupaya menambah pelanggan-pelanggan baru guna meningkatkan pasar. Tercatat saat ini, pelanggan setia TPMA dari Jorong Barutama Preston, Bahtera Adhiguna, dan Korintiga Hutani.

Kendati begitu, apabila hingga tutup tahun situasi masih sama dengan posisi saat ini manajemen memproyeksikan kinerja bisa mengalami penurunan 15%-20%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×