kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.817   41,00   0,24%
  • IDX 8.275   42,68   0,52%
  • KOMPAS100 1.152   12,59   1,10%
  • LQ45 823   10,03   1,23%
  • ISSI 297   1,56   0,53%
  • IDX30 426   4,81   1,14%
  • IDXHIDIV20 505   4,48   0,89%
  • IDX80 128   1,50   1,19%
  • IDXV30 138   1,44   1,06%
  • IDXQ30 137   1,72   1,27%

Laba bersih Chitose melejit tiga kali lipat


Senin, 14 Agustus 2017 / 18:46 WIB
Laba bersih Chitose melejit tiga kali lipat


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - Meski pendapatan produsen mebel PT Chitose Internasional Tbk (CINT) stagnan di paruh pertama tahun ini, perusahaan meraup laba tiga kali lipat. 

“Kami memang berhasil membukukan bottomline yang signifikan,” ujar Heliana Widayani, Sekretaris Perusahaan CINT kepada KONTAN (14/8).

Menilik laporan keuangan di semester pertama, pendapatan CINT tumbuh tidak lebih dari 1% dari Rp 143 miliar menjadi Rp 144 miliar. Namun laba perusahaan melonjak hampir tiga kali lipat menjadi Rp 9,9 miliar dari Rp 3,9 miliar.

Helina mengaku bahwa perusahaannya berusaha melakukan efisiensi disana-sini. “Kami lakukan pengaturan pemakaian energi di lini produksi maupun umum,” sebutnya.

Beban pokok penjualan perusahaan terlihat turun 5,8% menjadi Rp 96 miliar. Selain itu, CINT memperoleh keuntungan dari selisih kurs Rp 18 miliar, dimana periode yang sama tahun lalu harus merugi Rp 61 miliar.

“Dari sisi gross margin, kontribusi e-cataloque menyumbang margin yang cukup baik bagi penjualan,” tukas Heliana. Margin produk pesanan pemerintah tersebut sebenarnya tergantung varian dan kuantitas pembelian.

Order dari pemerintah tersebut punya kontribusi sekitar 15%-20% dari total pendapatan perusahaan saat ini. “Selain itu kami juga menyelesaikan beberapa proyek di tahun ini,” ungkap Heliana.

Meski meraih pertumbuhan laba yang besar, CINT belum merevisi target pertumbuhannya sampai akhir tahun nanti. Dimana di 2017 ini perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan 5% dari tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×