Reporter: Vina Elvira | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) berhasil membukukan kinerja keuangan solid di sepanjang semester pertama tahun 2026.
Mengutip laporan keuangan perusahaan, KAQI mencatat kenaikan laba bersih hingga 67,9% secara tahunan (yoy) menjadi Rp8,30 miliar, dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya Rp 4,94 miliar.
Pada saat yang sama, pendapatan bersih KAQI juga tumbuh tipis 1,3% menjadi Rp33,60 milia, dibandingkan Rp 33,17 miliar pada semester I-2025.
Direktur Keuangan dan Bisnis KAQI, Simon Arosokhi Gulo, menjelaskan bahwa pematangan manajemen internal serta optimalisasi sistem operasional menjadi kunci utama penopang pertumbuhan laba bersih perseroan di tengah pertumbuhan pendapatan yang terukur.
Baca Juga: Waskita Karya (WSKT) Garap Proyek Lima Sekolah Rakyat Rp 1,16 Triliun di Jawa Timur
“Meskipun pendapatan tumbuh tipis, perseroan berhasil menjalankan serangkaian strategi di internal perusahaan. Kami melakukan pematangan di sisi sumber daya manusia (SDM) secara profesional, penanaman nilai-nilai korporasi, serta pengembangan dan optimalisasi sistem agar seluruh lini operasional dapat bersinergi dengan baik,” ujar Simon dalam keterangannya, Senin (3/8).
Simon menambahkan, penyesuaian dan pengembangan sistem operasional menjadi krusial seiring dengan bertambah luasnya skala jaringan bisnis perusahaan. Hal ini seiring peningkatan jumlah cabang dari sebelumnya di bawah 20 lokasi menjadi 27 lokasi.
Menurutnya, capaian positif di sepanjang paruh pertama tahun ini juga didorong oleh kontribusi langsung dari operasional cabang-cabang baru yang dibuka pada akhir 2025 hingga awal 2026. Ekspansi tersebut direalisasikan melalui dana hasil IPO yang kini telah terserap 100%.
KAQI juga tengah bersiap meresmikan tiga jaringan operasional baru pada Agustus 2026. Cabang Bandung, dijadwalkan pada 1 Agustus 2026, disusul fasilitas operasional di Madiun pada 6 Agustus 2026, serta wilayah Surabaya Barat yang ditargetkan mulai beroperasi pada 29 Agustus 2026.
“Dengan beroperasinya tiga cabang baru ini, kami tidak menutup kemungkinan adanya tambahan satu hingga dua cabang lagi sampai dengan akhir tahun 2026,” tambah Simon.
Menghadapi rencana ekspansi lebih lanjut, manajemen memastikan seluruh langkah penambahan jaringan selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudence) untuk menjaga kesehatan arus kas dan margin perseroan.
Di setiap langkah ekspansi, KAQI mengandalkan tim Business Development internal yang kompeten untuk selalu menjalankan feasibility study secara cermat guna menguji potensi dan kelayakan calon cabang baru.
“Tim mengkaji kelayakan dari berbagai aspek agar perseroan bijak dalam setiap proses pengambilan keputusan. Kami ingin setiap cabang baru memiliki daya tahan bisnis (sustainability) di atas 10 tahun, sehingga aset baru ini dapat langsung berkontribusi positif bagi struktur keuangan perusahaan,” tutup Simon.
Baca Juga: Penjualan FKS Multi (AISA) Naik 11%, Laba Bersih Justru Susut 3,2% di Semester I-2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
