kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.090   -21,00   -0,12%
  • IDX 6.216   29,92   0,48%
  • KOMPAS100 816   4,51   0,56%
  • LQ45 621   1,96   0,32%
  • ISSI 215   0,78   0,36%
  • IDX30 349   0,72   0,21%
  • IDXHIDIV20 431   0,93   0,22%
  • IDX80 93   0,44   0,47%
  • IDXV30 118   0,52   0,44%
  • IDXQ30 112   0,10   0,09%

Mark Dynamics (MARK) Catat Laba Bersih Rp 183,9 Miliar pada Semester I-2026


Jumat, 31 Juli 2026 / 10:55 WIB
Mark Dynamics (MARK) Catat Laba Bersih Rp 183,9 Miliar pada Semester I-2026
ILUSTRASI. PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) mencatat laba bersih sebesar Rp183,92 miliar pada semester I-2026. (DOK/Mark Dynamics Indonesia)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) mencatatkan pertumbuhan kinerja pada semester I 2026. Produsen cetakan porselen untuk sarung tangan tersebut membukukan laba bersih sebesar Rp183,92 miliar pada semester I-2026, naik 40,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp131,29 miliar.

Sejalan dengan itu, penjualan bersih perseroan melonjak 50,3% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 572,20 miliar dari Rp 380,81 miliar pada semester I 2025. Kenaikan penjualan turut mendorong laba usaha naik 35,1% menjadi Rp 218,24 miliar, sedangkan laba sebelum pajak meningkat 42,3% menjadi Rp 238,80 miliar.

Momentum pertumbuhan perseroan semakin terlihat pada kuartal II 2026. Pada periode tersebut, penjualan bersih meningkat 80,8% menjadi Rp 321,36 miliar, sementara laba bersih melonjak 64% menjadi Rp 100,49 miliar dibandingkan kuartal II tahun lalu. Perseroan menilai peningkatan tersebut ditopang oleh permintaan pasar yang terus menguat serta strategi peningkatan kapasitas produksi dan efisiensi operasional.

Baca Juga: WEHA Transportasi Indonesia (WEHA) Raup Pendapatan Rp 168,7 Miliar di Semester I-2026

Di sisi lain, MARK menghadapi kenaikan harga pokok penjualan yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pendapatan sehingga margin laba kotor turun menjadi 45,3% dari 51,2% pada semester I 2025. Meski demikian, perseroan mampu menjaga profitabilitas melalui pengendalian biaya operasional sehingga margin laba usaha tetap berada di level 38,1%.

Presiden Direktur PT Mark Dynamics Indonesia Tbk Ridwan Goh mengatakan capaian tersebut mencerminkan keberhasilan strategi perseroan dalam merespons meningkatnya permintaan pasar global.

"Kami bersyukur dapat membukukan pertumbuhan yang kuat sepanjang semester pertama 2026. Lebih menggembirakan lagi, akselerasi kinerja pada kuartal kedua menunjukkan bahwa permintaan pasar terhadap produk perseroan terus meningkat," ujar Ridwan kepada Kontan, Jumat (31/7/2026).

Baca Juga: Pertamina Hulu Rokan Lapor Produksi Minyak Tembus 200.000 BOPD dan Gas 700 MMSCFD

Hingga akhir Juni 2026, total aset MARK tercatat meningkat menjadi Rp1,02 triliun dengan total ekuitas sebesar Rp894,63 miliar. Sementara itu, total liabilitas tetap terjaga di level Rp129,89 miliar, mencerminkan struktur permodalan yang dinilai tetap konservatif.

Memasuki semester II 2026, MARK optimistis kinerja bisnis masih akan berlanjut seiring meningkatnya permintaan global terhadap sarung tangan, terutama dari sektor kesehatan dan manufaktur. Perseroan akan melanjutkan strategi peningkatan kapasitas produksi, efisiensi operasional, dan inovasi produk untuk menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×