Reporter: Vina Elvira | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO), pengelola gerai IKEA di Indonesia, membukukan pertumbuhan pendapatan pada semester I-2026. Namun, kenaikan pendapatan dan laba kotor belum mampu mendorong pertumbuhan laba bersih HERO.
Mengutip laporan keuangan pada Rabu (12/8), pendapatan bersih HERO meningkat 15,32% menjadi Rp 2,71 triliun pada semester I-2026, dibandingkan Rp 2,35 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, beban pokok pendapatan juga meningkat 19,69% menjadi Rp 1,52 triliun, dari Rp 1,27 triliun pada semester I-2025.
Meski beban pokok pendapatan tumbuh lebih tinggi dibandingkan pendapatan, laba kotor HERO masih meningkat 10,28% menjadi Rp 1,18 triliun, dari Rp 1,07 triliun pada semester I-2025.
Baca Juga: BAKTI Siapkan Exit Strategy untuk Infrastruktur Digital di Wilayah 3T
Namun, pertumbuhan laba kotor tersebut belum berlanjut ke bottom line. Laba tahun berjalan HERO turun 16,60% menjadi Rp 62,69 miliar, dibandingkan Rp 75,17 miliar pada semester I-2025.
Dari sisi neraca, jumlah aset HERO per Juni 2026 tercatat Rp 4,30 triliun, turun 2,71% dibandingkan posisi Desember 2025 yang sebesar Rp 4,42 triliun.
Pada periode yang sama, total liabilitas HERO tercatat sebesar Rp 2,58 triliun, sementara ekuitas mencapai Rp 1,72 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
