kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Laba Graha Layar Prima (BLTZ) Melesat 149,86% per kuartal III-2025


Minggu, 02 November 2025 / 19:20 WIB
Laba Graha Layar Prima (BLTZ) Melesat 149,86% per kuartal III-2025
ILUSTRASI. Emiten bioskop pengelola jaringan CGV, PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) membukukan kinerja positif pada akhir kuartal III 2025.Perolehan laba bersihnya melesat 149,86% dari periode yang sama tahun lalu.


Reporter: Vina Elvira | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten bioskop pengelola jaringan CGV, PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) membukukan kinerja positif pada akhir kuartal III 2025.Perolehan laba bersihnya melesat 149,86% dari periode yang sama tahun lalu. 

Sepanjang sembilan bulan ini, perseroan mengantongi laba bersih sebesar Rp 28,73 miliar. Perolehan ini meningkat 149,86% dibandingkan laba bersih di posisi yang sama tahun lalu senilai Rp 11,5 miliar. 

Sedangkan dari sisi pendapatan bersih dicapai sebesar Rp 922,25 miliar hingga kuartal III-2025. Angka ini naik 3,16% dibandingkan Rp 893,97 miliar dibandingkan posisi yang sama tahun 2024.

Baca Juga: Graha Layar Prima (BLTZ) Siapkan Agenda Ekspansi untuk 2026

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, pendapatan bioskop masih mendominasi kinerja BLTZ pada periode ini dengan nilai mencapai Rp 575,57 miliar. 

Kemudian, disusul oleh pendapatan makanan dan minuman Rp 293,88 miliar, serta pendapatan acara dan iklan senilai Rp 52,79 miliar. 

Naiknya angka pendapatan membuat beban pokok pendapatan mengalami kenaikan 1,44% menjadi  Rp 516,43 miliar. Sehingga BLTZ pun berhasil meraih laba kotor mencapai Rp 405,82 miliar, meningkat 5,43% dari Rp  384,91 miliar pada posisi yang sama tahun lalu. 

Di sisi lain, beban penjualan BLTZ membengkak 166,89%, dari semula Rp 79,90 miliar menjadi Rp 21,32 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×