kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Laba Mitra Keluarga (MIKA) Rp 684 Miliar di Semester I, Rawat Inap Jadi Penopang


Kamis, 30 Juli 2026 / 16:56 WIB
Laba Mitra Keluarga (MIKA) Rp 684 Miliar di Semester I, Rawat Inap Jadi Penopang
ILUSTRASI. Pelayanan RS Mitra Keluarga Depok Gunakan Masker AntisipasiVirus (WARTAKOTA/Angga Bhagya Nugraha)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan pada semester I-2026.

Mengutip laporan keuangan pada Kamis (30/7/2026), MIKA membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 2,76 triliun pada semester I-2026, meningkat 7,81% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 2,56 triliun.

Dari total pendapatan tersebut, segmen rawat inap menyumbang Rp 1,85 triliun, sedangkan pendapatan rawat jalan mencapai Rp 915,89 miliar.

Baca Juga: Arus Petikemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7% pada Juni 2026

Sejalan dengan kenaikan pendapatan, beban pokok pendapatan juga meningkat 10,34% secara tahunan dari Rp 1,16 triliun menjadi Rp 1,28 triliun.
Alhasil, laba bruto MIKA tetap tumbuh 5% menjadi Rp 1,47 triliun, dibandingkan Rp 1,40 triliun pada semester I-2025. Di sisi lain, beban usaha tercatat naik 4,73% dari Rp 611,23 miliar menjadi Rp 640,15 miliar.

Meski demikian, MIKA masih mampu membukukan pertumbuhan laba bersih. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat mencapai Rp 684,05 miliar pada semester I-2026, naik 6,93% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 639,72 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×