kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Lagi, Inaplas koreksi target pertumbuhan industrinya menjadi 0,5% di 2020


Kamis, 07 Mei 2020 / 13:29 WIB
Lagi, Inaplas koreksi target pertumbuhan industrinya menjadi 0,5% di 2020
ILUSTRASI. Inaplas


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Industri Olefin, Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas) sudah dua kali mengoreksi target pertumbuhan industri di sepanjang tahun ini karena terdampak virus corona. 

Di awal tahun, sebelum ada pandemi virus corona di Indonesia, Inaplas memproyeksikan industri kimia dan plastik mampu tumbuh di kisaran 5,2%. Namun, setelah pandemi corona merebak, target tersebut dipangkas menjadi 2,5%. 

Adapun pada Mei ini, Sekjen Inaplas Fajar Budiono mengungkapkan, target pertumbuhan industri Olefin, Aromatik dan Plastik menjadi hanya 0,5% saja di sepanjang tahun ini. 

Baca Juga: Gara-gara virus corona, API proyeksi industri TPT kontraksi 1,3% di 2020

Lebih lanjut, Fajar menjelaskan aktivitas bisnis anggota Inaplas ada di hulu dan hilir. 

"Di hilir ini memang drop lumayan, utilisasinya turun menjadi 40%-an karena daya beli yang menurun. Namun utilisasi di hulu masih normal 90%-95% ga ada masalah," jelasnya kepada Kontan.co.id, Rabu (6/5). 

Fajar menjelaskan untuk mengantisipasi tekanan yang makin berat, Inaplas berharap proses produksi dan distribusi baik hulu dan hilir jangan sampai terganggu. Apalagi ke sektor yang banyak menggunakan kemasan seperti sawit dan makanan olahan. 




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×