kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.549.000   34.000   1,35%
  • USD/IDR 16.763   3,00   0,02%
  • IDX 8.872   12,44   0,14%
  • KOMPAS100 1.219   0,77   0,06%
  • LQ45 860   0,68   0,08%
  • ISSI 321   0,35   0,11%
  • IDX30 442   -0,10   -0,02%
  • IDXHIDIV20 514   -1,83   -0,36%
  • IDX80 135   0,07   0,05%
  • IDXV30 142   0,26   0,18%
  • IDXQ30 141   -0,38   -0,27%

Lampaui Target, Nilai Transaksi Harbolnas 2025 Capai Rp 36,4 Triliun


Senin, 05 Januari 2026 / 10:47 WIB
Lampaui Target, Nilai Transaksi Harbolnas 2025 Capai Rp 36,4 Triliun
ILUSTRASI. Target transaksi Harbolnas 2025 (ANTARA FOTO/Maulana Surya)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) melaporkan program belanja Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 oleh Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) mencatatkan total transaksi sebesar Rp 36,4 triliun.

Nilai transaksi Harbolnas yang berlangsung pada 10–16 Desember 2025 tersebut melampaui target yang ditetapkan di Rp 33 triliun– Rp 34 triliun. Selain itu, nilai transaksi ini juga meningkat 17% dari total transaksi Harbolnas tahun sebelumnya.

Menteri Perdagangan RI Budi Santoso bilang, capaian Harbolnas 2025 membuktikan efektifnya kolaborasi pemerintah dengan asosiasi e-commerce dalam memperkuat ekosistem perdagangan digital. 

Baca Juga: Asosiasi Pengemudi Ojol Tolak Kenaikan Tarif Ojol Sebelum Perpres Bagi Hasil Terbit

“Harbolnas berhasil membuktikan perayaan belanja dapat menjadi momentum strategis, yaitu sebagai stimulus dalam meningkatkan daya beli masyarakat jelang akhir tahun,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (5/1/2026).

Pada penyelenggaraan tahun ini, lebih dari 1.300 pelaku usaha turut berpartisipasi dalam Harbolnas. Para pelaku usaha ini terdiri atas pedagang (merchant), ritel daring, hingga penyedia layanan lokapasar (marketplace).

Budi juga menyoroti, produk lokal mencatatkan transaksi dengan kontribusi sebesar 45,6% dari total transaksi, atau setara Rp 16,6 triliun. Transaksi produk lokal ini meningkat 3% atau sebesar Rp 500 miliar dibandingkan dengan 2024.

Adapun, tiga kategori produk lokal yang paling banyak diminati oleh konsumen selama periode Harbolnas 2025 adalah fesyen dan pakaian olahraga, produk perawatan diri (personal care), serta produk makanan dan minuman.

Budi berharap, Harbolnas dapat terus menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi setiap kuartal keempat. Program ini juga sejalan dengan pelaksanaan Every Purchase is Cheap (EPIC) Sale dan Belanja di Indonesia Aja (BINA) Great Sale sebagai stimulus pemerintah pada akhir tahun.

Selanjutnya: Mendikdasmen Kirim 17.073 Papan Interaktif Digital ke Sekolah Kawasan Bencana Sumut

Menarik Dibaca: Promo Flash Sale Burger Bangor Via GoFood sampai 16 Januari, 2 Burger Harga Hemat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×