Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Lautan Luas Tbk (LTLS) memperkuat bisnis bahan baku makanan dan minuman dengan menambah kapasitas produksi liquid sebesar 40.000 kiloliter per tahun. Fasilitas tambahan tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada semester II 2027.
Direktur Komersial Lautan Luas Soewandhi Soekamto mengatakan, ekspansi tersebut dilakukan untuk memperkuat portofolio produk manufaktur perseroan di industri makanan dan minuman.
“Kita juga melakukan ekspansi untuk produksi liquid yang akan selesai di semester kedua tahun depan dengan kapasitas 40.000 kiloliter per tahun,” ujar Soewandhi dalam paparan publik, Selasa (8/9/2026).
Baca Juga: Lautan Luas (LTLS) Tambah Kapasitas Sodium Silikat 18.000 Ton per Tahun
Menurut Soewandi, industri makanan dan minuman masih menunjukkan pertumbuhan yang baik di Indonesia, termasuk pada segmen food service.
Karena itu, LTLS terus memperluas cakupan bisnis melalui segmen business-to-business (B2B), hotel, restoran dan kafe atau Horeka, serta business-to-consumer (B2C).
Untuk segmen B2B, LTLS fokus memasok bahan baku untuk daging olahan, minuman, bumbu penyedap, dairy dan cheese. LTLS juga tengah menambah principal untuk memperkuat segmen bakery, snack, dairy dan cokelat.
Sementara dari sisi manufaktur, produk seperti non-dairy creamer dan whipping cream terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pasar Horeka dan B2C. Perseroan juga mencatat pertumbuhan dari sisi ekspor.
Strategi LTLS tidak hanya mengandalkan penjualan produk. Perseroan menawarkan formulasi kepada pelanggan dengan menggabungkan produk distribusi dan produk hasil manufaktur sendiri.
LTLS juga rutin menggelar seminar bersama principal untuk memberikan informasi mengenai tren pasar sekaligus pengembangan produk dan formulasi.
Baca Juga: Lautan Luas (LTLS) Bidik Bisnis Farmasi Jadi Mesin Pertumbuhan Baru
Ekspansi kapasitas tersebut turut menopang kinerja segmen manufaktur LTLS. Pada semester I 2026, pendapatan dari segmen manufaktur meningkat lebih dari Rp500 miliar atau tumbuh 32%.
Secara konsolidasi, pendapatan LTLS mencapai Rp5,1 triliun pada semester I 2026, naik 21% dibandingkan Rp4,2 triliun pada periode sama tahun lalu.
Laba kotor perseroan juga meningkat 48% menjadi Rp981 miliar. Adapun laba bersih tercatat Rp124 miliar, naik dari Rp80 miliar pada semester I 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














