CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Lebaran 2017, bisnis daring meraup untung besar


Minggu, 09 Juli 2017 / 14:40 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

Hasil riset JakPat, juga menunjukkan hal yang sama. Perusahaan riset online tersebut menyebutkan bahwa bulan Ramadhan merupakan momen dimana tingkat pembelanjaan masyarakat mengalami peningkatan dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya. Tahun ini, kegiatan belanja online menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia dalam memenuhi kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri.

Hasil riset yang dilakukan oleh JakPat, platform riset online, terhadap 1.000 responden dari 34 provinsi di seluruh Indonesia, menemukan jika 65% responden mengaku berbelanja online 1 hingga 2 kali selama bulan Ramadan. Dari angka ini, generasi millenial (18-35 tahun) khususnya dari kelas menengah menjadi kalangan terbanyak yang berbelanja online.

"Tingginya penggunaan internet di Indonesia menyebabkan adanya perubahan perilaku berbelanja masyarakat, yang kini lebih cenderung menggunakan situs dan aplikasi belanja online. Kebiasaan ini turut mempengaruhi pilihan metode belanja masyarakat di bulan Ramadhan, dengan lebih mengutamakan kepraktisan dan kemudahan yang ditawarkan oleh berbagai perusahaan e-commerce di Indonesia,” ujar Ainun Habibah, Corporate Relation JakPat.

Dari hasi riset itu, lebih dari 94% responden mengakui tiga aspek utama ini sebagai bahan pertimbangan utama mereka dalam memilih destinasi belanja online selama bulan Ramadhan, yaitu varian produk yang ditawarkan, promosi diskon Ramadan yang menarik, serta bebas biaya pengiriman.

Secara umum, hampir seluruh responden atau sebesar 97,3% juga menyatakan kepuasannya terhadap layanan yang diberikan oleh situs belanja online yang mereka kunjungi dan akan merekomendasikannya kepada teman dan keluarga.

Kegiatan riset yang dilakukan JakPat berlangsung pada 12-17 Juni 2017. “Hasil riset yang kami lakukan menunjukkan bahwa aktivitas belanja online telah menarik perhatian dan menjadi pilihan masyarakat Indonesia, terlepas dari tingkat usia, kelas sosial ekonomi, ataupun jabatan seseorang. Tren belanja online ini diprediksi akan terus bertumbuh ke depannya. Karenanya kami berharap hasil riset ini bisa memberikan tambahan informasi untuk memahami perilaku belanja online masyarakat di bulan Ramadhan,” tambah Ainun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×