Reporter: Leni Wandira | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Liebherr memperkuat penetrasi di industri alat berat pertambangan dengan meluncurkan ekskavator terbaru R 9100 Generasi 8 (G8) di Indonesia. Produk ini dirancang untuk menjawab kebutuhan efisiensi biaya dan transformasi digital di sektor tambang.
Peluncuran tersebut dilakukan di tengah tekanan industri akibat fluktuasi harga energi, kenaikan biaya bahan bakar, serta tuntutan dekarbonisasi. Kondisi ini mendorong perusahaan tambang untuk mengadopsi teknologi alat berat yang lebih hemat energi dan terintegrasi secara digital.
Baca Juga: Multipolar Technology Dorong Percepatan Ekosistem Digital Berbasis AI di Indonesia
Managing Director Liebherr Indonesia Christian Bombenger menyebut, Indonesia sebagai pasar strategis dengan kebutuhan operasional yang kompleks.
“Kehadiran R 9100 G8 merupakan jawaban atas kebutuhan pelanggan akan alat berat yang tidak hanya andal, tetapi juga efisien dan relevan dengan tantangan industri saat ini,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (24/4/2026).
Ekskavator kelas 100 ton ini membawa sejumlah peningkatan, terutama pada efisiensi bahan bakar dan sistem kontrol. Melalui teknologi Liebherr Power Efficiency (LPE), konsumsi bahan bakar dapat ditekan hingga 20% dibanding generasi sebelumnya, dengan peningkatan efisiensi mencapai 30%.
Dalam industri tambang, di mana biaya bahan bakar bisa mencapai 40% dari total operasional, efisiensi ini dinilai signifikan. Bahkan, potensi penghematan dapat mencapai hingga 100.000 liter bahan bakar per tahun per unit, sekaligus mendukung target pengurangan emisi.
Baca Juga: Bidik Pasar Urban, JNJ Specialist Dental Centre Perluas Jaringan Klinik di BSD
Dari sisi kinerja, R 9100 G8 telah melalui uji lapangan di Indonesia bekerja sama dengan PT Madhani Talatah Nusantara di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Hasilnya, unit mampu beroperasi rata-rata 411 jam per bulan dengan tingkat ketersediaan mencapai 92%.
Selain efisiensi, Liebherr juga menyematkan fitur digital melalui ekosistem IoMine yang memungkinkan pemantauan kinerja alat secara real-time. Teknologi ini mencakup sistem seperti Skyview 360°, Bucket Filling Assistant, hingga layanan analitik data untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Regional Sales Manager Liebherr Mining Bertrand Bedo mengatakan, inovasi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mendorong digitalisasi dan keberlanjutan industri tambang.
Baca Juga: Mitme Fest 2026 Hadirkan Ekosistem Terintegrasi bagi 23 UMKM Pilihan
“R 9100 G8 mencerminkan arah inovasi kami yang berfokus pada efisiensi energi, keandalan operasional, dan digitalisasi,” jelasnya.
Secara industri, peluncuran ini mempertegas tren transformasi alat berat menuju efisiensi energi dan integrasi digital. Liebherr pun membidik penguatan pangsa pasar di Asia Pasifik, seiring meningkatnya kebutuhan perusahaan tambang akan solusi operasional yang lebih hemat biaya dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













