Reporter: Shintia Rahma Islamiati | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Lion Express (Lion Parcel) menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga kelancaran distribusi menjelang Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan menyusul kebijakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang membatasi operasional angkutan barang pada 13–29 Maret 2026 guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik.
Chief Operating Officer Lion Parcel, Mohammad Fadli, mengatakan periode Ramadan dan Idulfitri merupakan momen high season, baik bagi arus transportasi masyarakat maupun pengiriman barang. Karena itu, pembatasan operasional angkutan barang dinilai sebagai langkah strategis pemerintah untuk memastikan mobilitas tetap aman, tertib, dan terkendali selama periode mudik dan arus balik.
“Kami telah melakukan perencanaan kapasitas dan distribusi sebelum periode pembatasan diberlakukan, guna memastikan operasional tetap berjalan optimal selama Ramadan dan Idulfitri,” ujar Fadli kepada Kontan, Jumat (20/2/2026).
Baca Juga: Perluas Ekspansi Layanan, Lion Parcel Buka Cabang di Malaysia
Ia menegaskan, secara operasional pembatasan tersebut tidak berdampak signifikan terhadap kinerja perusahaan. Hal ini karena Lion Parcel memanfaatkan jaringan armada yang terintegrasi, mencakup moda udara, darat, dan laut, sehingga memberikan fleksibilitas dalam mengatur skema distribusi sesuai dinamika di lapangan.
Sebagai bagian dari Lion Group, kekuatan utama distribusi Lion Parcel berada pada jaringan penerbangan yang menjadi tulang punggung pengiriman antar kota dan antar wilayah. Jaringan udara ini memungkinkan pergerakan barang tetap stabil selama periode high season.
Sementara dari sisi darat, Fadli menjelaskan mayoritas armada yang digunakan merupakan kendaraan dengan konfigurasi dua sumbu yang tidak termasuk dalam kategori pembatasan.
“Terdapat beberapa dengan konfigurasi tiga sumbu yang termasuk dalam kategori pembatasan operasional. Namun secara komposisi armada, kendaraan tersebut bukan merupakan mayoritas dalam struktur operasional distribusi Lion Parcel,” kata Fadli.
Baca Juga: Manfaatkan Momen Ramadan, Lion Parcel Bidik Pertumbuhan 40% pada Semester I 2026
Untuk memastikan layanan tetap terjaga pada 13–29 Maret 2026, Lion Parcel juga menyiapkan sejumlah langkah tambahan. Di antaranya penambahan kapasitas armada dua sumbu, dukungan sumber daya manusia, serta penyediaan gudang sementara di wilayah dengan lonjakan volume berdasarkan data historis.
Selain itu, perusahaan meningkatkan koordinasi dengan mitra transporter di berbagai wilayah serta melakukan monitoring volume kiriman dan kapasitas armada secara berkala.
“Dengan strategi tersebut, kami memastikan operasional tetap lancar dan kualitas layanan kepada pelanggan selama Ramadan dan Idulfitri 2026 dapat terjaga sesuai standar Lion Parcel,” tutup Fadli.
Baca Juga: Lion Parcel Siapkan Layanan Premium Untuk Pengiriman Frozen Food
Selanjutnya: Klik Pintar.bi.go.id untuk Tukar Uang Baru Lebaran 2026, Cek Syarat & Batas Maksimal
Menarik Dibaca: Promo Paket Bukber Burger King Hematnya Bikin Puasa Tenang, Mulai Rp 32 Ribuan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)