kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Kontribusi listrik Inalum ke PLN masih minim


Senin, 28 Oktober 2013 / 12:56 WIB
Kontribusi listrik Inalum ke PLN masih minim
ILUSTRASI. Darah Haid sedikit


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Direktur Utama PLN Nur Pamudji mengatakan, selama 30 tahun beroperasi, smelter PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) tak berkontribusi banyak kepada masyarakat Sumatera Utara (Sumut).

"Smelter Inalum itu tidak ada manfaatnya buat Sumut, karena selama ini core-nya, bahannya diambil dari Australia, dan hasilnya diekspor ke Jepang. Tapi, nanti kalau setelah diambil alih saya tidak tahu," kata Nur di kantornya, Jakarta, Senin (28/10/2013).

Selama ini PLN memang mendapat pasokan listrik dari Inalum, namun tak besar. Dari 600 megawatt potensi listrik Inalum yang bersumber dari Danau Toba, PLN hanya mendapat 45 megawatt.

Nur berharap, setelah nasionalisasi Inalum, pasokan listrik dari Inalum ke PLN semakin besar. Dengan begitu, PLN bisa semakin banyak melakukan elektrifikasi Sumut.

"Bagus kalau bisa 135 megawatt. Mula-mula segitu, kalau tambah naik bagus lah," harap pria yang baru saja menyabet penghargaan Bung Hatta Anti Corruption Award 2013 itu.

Namun demikian, ia menyerahkan urusan potensi listrik Inalum kepada pemerintah yang menjadi tim nasionalisasi Inalum.(Estu Suryowati/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×