kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

LNG Arun beroperasi, PLN hemat Rp 27 M per hari


Senin, 09 Maret 2015 / 11:14 WIB
ILUSTRASI. Aneka Tambang (ANTM) Pastikan Gugatan 1,1 Ton Emas Tak Ganggu Kinerja Perusahaan


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Hendra Gunawan

LHOKSEUMAWE. Terminal penerimaan dan regasifikasi Liquifed Natural Gas (LNG) Arun milik anak usaha PT Pertamina (Persero) yakni Perta Arun Gas mampu menghemat operasional pembangkit listrik milik PT PLN (Persero).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menjelaskan, penghematan dari solar diganti memakai LNG ini bisa mencapai Rp 27 miliar per hari.

"Untuk operasional pembangkit listrik PLN Belawan biaya operasional turun 35% dari 100% karena pakai LNG," kata Sudirman saat Peresmian Terminal penerimaan dan regasifikasi LNG, Lhokseumawe, Senin (9/3).

Ia bilang, selain PLN, LNG tersebut juga akan dipasok untuk PT Pupuk Indonesia. "Tujuannya tentu untuk Arun ke Belawan, tapi sepanjang daerah industri akan mendapatkan pasokan," tuturnya.

Hal tersebut, jelas Menteri Sudirman, menjadi bagian strategi nasional untuk terus menggunakan gas sebagai pengganti BBM. "Kita punya target kalau bisa sepanjang Jawa sudah nyambung aliran gas, kira-kira tiga hingga empat tahun," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×