Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lotte Chemical Titan Holding Bhd. buka suara mengenai kabar rencana divestasi aset milik Lotte Chemical Corp. (LCC) di Malaysia dan Indonesia.
Manajemen menegaskan belum ada keputusan final terkait opsi strategis yang tengah dikaji oleh induk usahanya.
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Malaysia pada 19 Agustus 2026, Lotte Chemical Titan menyebut LCC masih mengevaluasi berbagai opsi strategis yang berkaitan dengan perseroan.
Baca Juga: Kebijakan Plain Packaging Rokok Dikhawatirkan Gerus Belanja Iklan
"Setelah melakukan penelusuran dan konfirmasi yang diperlukan, kami memahami bahwa LCC tengah mempertimbangkan berbagai langkah strategis terkait Perseroan tanpa membuat keputusan apa pun hingga saat ini," demikian pernyataan manajemen, dikutip Kontan, Selasa (25/8/2026).
Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul pemberitaan The Korea Economic Daily pada 17 Agustus 2026 berjudul "Lotte resumes sale of Malaysian, Indonesian petrochemical assets".
Media tersebut melaporkan bahwa Lotte Chemical kembali mengevaluasi opsi untuk melepas sejumlah aset petrokimia di Malaysia dan Indonesia.
Namun, Lotte Chemical Titan menegaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat keputusan yang telah ditetapkan terkait opsi tersebut.
Manajemen juga menyatakan akan menyampaikan informasi kepada publik apabila terdapat perkembangan material terkait rencana strategis tersebut.
Pengumuman akan dilakukan sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku di Bursa Malaysia.
Baca Juga: Liburan Singkat Makin Diminati, Pemesanan Bus dan Shuttle Tiketcom Naik
Lotte Chemical Titan Kuasai 51% LCI
Saat ini, Lotte Chemical Titan merupakan pemegang saham pengendali PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) dengan kepemilikan sebesar 51%. Sementara itu, LCC memiliki 24% saham LCI.
Dengan demikian, setiap keputusan strategis yang berkaitan dengan aset Lotte Chemical di Indonesia berpotensi berdampak terhadap struktur kepemilikan dan arah bisnis LCI.
Kabar mengenai divestasi tersebut bukan pertama kali mencuat. Pada 2024, Lotte Chemical juga dikabarkan menjajaki opsi penjualan Lotte Chemical Titan.
Namun, proses tersebut pada akhirnya tidak berlanjut. Saat itu, perusahaan disebut belum menemukan calon pembeli yang dinilai sesuai untuk mengambil alih aset yang ditawarkan.
Kini, opsi strategis tersebut kembali masuk dalam evaluasi LCC di tengah penataan portofolio bisnis petrokimia grup.
Baca Juga: Garudafood Putra Putri Jaya (GOOD) Jaga Pertumbuhan Dobel Digit di Tahun 2026
Meski demikian, Lotte Chemical Titan kembali menegaskan bahwa belum ada keputusan final mengenai langkah yang akan ditempuh LCC.
Perusahaan juga belum mengungkapkan opsi strategis apa saja yang sedang dipertimbangkan maupun apakah evaluasi tersebut akan berujung pada penjualan aset di Malaysia dan Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













