kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Lutfi: Indonesia menuju negara industrial


Rabu, 02 April 2014 / 16:51 WIB
ILUSTRASI. Drama Korea fantasi romantis Lovers of the Red Sky merupakan rekomendasi drakor dengan tema sihir fantasi menarik. 


Reporter: Handoyo | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengklaim Indonesia akan bertransformasi menjadi negara industrialis dalam waktu yang tidak lama lagi. Hal tersebut dapat terwujud lantaran produk-produk yang diekspor merupakan barang bernilai tambah, baik setengah jadi maupun barang jadi.

"Untuk tahun-tahun ke depan, Indonesia transisi menjadi eksportir barang jadi," kata Lutfi, Rabu (2/4). Guna mengejar target tersebut, pemerintah banyak mengeluarkan kebijakan yang lebih pro terhadap ekspor produk olahan yang bernilai tambah dibandingkan barang mentah.

Lutfi mencontohkan, untuk produk otomotif misalnya, tren yang diperoleh sudah menunjukkan ke arah yang positif. Berdasarkan catatannya, impor produk otomotif Indonesia per tahun mencapai US$ 2,5 miliar, sementara itu untuk ekspornya sebanyak US$ 4,5 miliar.

Selain itu ada juga kebijakan pelarangan ekspor produk mentah untuk barang tambang yang baru diimplementasikan pada awal tahun ini. Kementerian Perdagangan (Kemendag) memproyeksikan pada tahun 2020 mendatang nilai ekspor produk mineral tambang akan mengalami peningkatan dua kali lipat dibandingkan tahun 2013 lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×