kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45709,36   15,51   2.24%
  • EMAS908.000 -0,11%
  • RD.SAHAM 0.24%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.39%

MarkPlus hadirkan lini bisnis di bidang pariwisata tahun ini


Selasa, 14 Januari 2020 / 20:24 WIB
MarkPlus hadirkan lini bisnis di bidang pariwisata tahun ini
ILUSTRASI. Pendiri MarkPlus, Hermawan Kertajaya

Reporter: Amalia Fitri | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. MarkPlus Inc, perusahaan penyedia jasa konsultasi, riset, edukasi, dan acara pemasaran (marketing) menghadirkan satu unit bisnis baru di bidang pariwisata pada awal 2020.

Jaka Perdana, Corporate Communication Manager Markplus menjabarkan, unit bisnis tersebut hadir karena pihaknya telah menangani cukup banyak acara bertema pariwisata serta bekerjasama dengan asosiasi pariwisata dan beberapa tokoh pemerintah daerah melakukan re-branding daerahnya.

Baca Juga: Pertamina siap hadapi perubahan tren konsumen

"Ke depannya, kami menawarkan jasa konsultasi, riset, serta event bertema pariwisata di unit ini. Sebelumnya kami telah dipercaya pula membantu Kementerian Pariwisata periode 2014-2019 melakukan kampanye, serta konsultasi re-branding daerah seperti contohnya Trenggalek, Banyuwangi, hingga Sragen," jelas Jaka saat kunjungan ke Kontan di Jakarta, Selasa (14/1).

Ia menambahkan, pihaknya juga membuka kerjasama B2B dengan pengelola perhotelan dan restoran. Saat ini, pihaknya sedang membidik beberapa proyek manajemen pariwisata di luar Jawa, salah satunya adalah proyek di Bali.

Selaras dengan tujuan perusahaan menguatkan jejak di lini pariwisata, MarkPlus juga tengah menyiapkan sebuah panel diskusi dan konsultasi pariwisata pada April mendatang yang rencananya akan dihelat di kawasan Borobudur.

Baca Juga: Jembatani investor Korea, Markplus Inc bentuk Korea Indonesia Management Association

Perusahaan yang telah berdiri sejak Mei 1990 ini, juga masih memperkuat lini bisnis di bidang pelatihan SDM (training) serta menyediakan konsultasi hingga riset marketing untuk korporasi di sektor digital, perbankan, hingga Fast Moving Consumer Good (FMCG).

"Kontributor pendapatan kami paling banyak masih didapat dari lini bisnis konsultasi dan pelatihan SDM atau training, masing-masing 40%. Sisanya didapat dari media, yakni Marketeers. Sedangkan dari sisi klien, mayoritas sekitar 80%berasal dari korporasi dan sisanya dari ritel," lanjutnya.

Perusahaan yang akan memasuki usia 30 tahun pada Mei mendatang ini, rencananya juga akan membuat buku berisi kumpulan kasus yang ditanganinya. Dalam buku ini, pendiri MarkPlus, Hermawan Kertajaya akan membagikan kisahnya strategi timnya menangani permasalahan pemasaran.

Baca Juga: Bhinneka lakukan transformasi bisnis di sektor jasa pertama dan terlengkap

"Rencananya akan ada 20 kasus yang dihadirkan, kami akan paparkan apa saja kasus unik yang dihadapi dan bagaimana cara menyelesaikannya. Ini yang akan menjadi penanda 30 tahun MarkPlus di industri ini," ujarnya.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×