kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.137   50,00   0,28%
  • IDX 5.932   7,82   0,13%
  • KOMPAS100 770   -0,70   -0,09%
  • LQ45 589   -0,52   -0,09%
  • ISSI 204   0,68   0,33%
  • IDX30 333   -0,52   -0,16%
  • IDXHIDIV20 412   -0,81   -0,20%
  • IDX80 88   -0,05   -0,05%
  • IDXV30 112   -0,14   -0,13%
  • IDXQ30 107   -0,22   -0,21%

Masih menunggu izin penundaan, begini perkembangan proyek smelter Freeport Indonesia


Kamis, 30 Juli 2020 / 16:08 WIB
ILUSTRASI. Pertambangan emas dan tembaga PT Freeport Indonesia - Tambang Grasberg di Tembagapura, Mimika, Papua. KONTAN/Lamgiat Siringoringo/18/08/2018


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tendi Mahadi

Misalnya, kontraktor rekayasa dan pengadaan logistik utama smelter PTFI, yakni Chiyoda yang berbasis di Jepang, dan pekerja asing lainnya yang terlibat dalam proyek tersebut belum padat masuk ke Indonesia untuk saat ini.

Selain itu, penyesuaian daftar kerja demi melindungi kesehatan dan keselamatan para pekerja turut mempengaruhi ketepatan waktu proses fabrikasi alat dan proses pengerjaan proyek smelter PTFI. “Freeport Indonesia perlu menyusun ulang berbagai rancangan kerjanya,” imbuh Riza.

Baca Juga: Kinerja keuangan Resources Alam Indonesia (KKGI) menyusut di semester I

Maka dari itu, pihak PTFI berharap mendapatkan tanggapan segera dari Kementerian ESDM. Terlebih, kepastian izin penundaan proyek smelter akan berdampak terhadap izin ekspor konsentrat tembaga PTFI.

Riza menegaskan, kendati pembangunan smelter tertunda, PTFI tetap berharap bisa melakukan produksi secara aman, sehingga dapat terus menyediakan lapangan kerja serta berkontribusi bagi perekonomian nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×