kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.345.000 -0,88%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Maskapai baru Super Air Jet kantongi izin operasional dari Kemenhub


Sabtu, 26 Juni 2021 / 15:57 WIB
Maskapai baru Super Air Jet kantongi izin operasional dari Kemenhub
ILUSTRASI. Maskapai Super Air Jet.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

Pengurusan penerbitan AOC memiliki jangka waktu 90 hari sejak permohonan resmi diajukan.

Baca Juga: Soal pembentukan Super Air Jet, begini kata Kemenhub

Setelah penerbitan AOC, calon maskapai baru diharuskan untuk mengajukan izin rute, serta Standar Operasional Prosedur pelayanan penumpang kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, sesuai ketentuan pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 38 Tahun 2017 tentang Perubahan Kesembilan atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 25 Tahun 2008 Penyelenggaraan Angkutan Udara.

Ketentuan terkait dengan penyampaian SOP pelayanan kepada pengguna jasa juga harus sesuai ketentuan pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 185 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Untuk permohonan izin rute baru pada rute penerbangan yang sudah ditetapkan, calon maskapai baru harus melampirkan:

  • rute penerbangan yang telah ditetapkan dalam lampiran surat izin usaha;
  • jadwal penerbangan (nomor penerbangan, jam keberangkatan dan kedatangan serta hari penerbangan) yang telah mendapat rekomendasi alokasi ketersediaan waktu terbang (slot time) pengelola/koordinator slot sesuai dengan jam operasi bandar udara;
  • jenis dan tipe pesawat, utilisasi penerbang dan rotasi diagram pesawat udara yang dioperasikan;
  • rencana kesiapan penanganan pesawat udara, penumpang dan kargo di bandar udara yang akan diterbangi; dan
  • kemampuan teknis operasi bandar udara dari Direktorat teknis terkait.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×