kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Masuk 2020, Apexindo Duta Pratama (APEX) lirik proyek pengeboran panas bumi


Kamis, 19 Desember 2019 / 18:24 WIB
ILUSTRASI. Perusahaan kontraktor pertambangan migas, PT Apexindo Pratama Duta Tbk atau APEX. Foto Dok APEX (dari annual report)


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Apexindo Duta Pratama Tbk (APEX) mulai melirik proyek pengeboran panas bumi di 2020 mendatang. Asal tahu saja, selain rig laut lepas, APEX juga memiliki rig darat yang diperuntukkan bagi pengeboran migas maupun panas bumi.

"Ada dua proyek panas bumi yang kita tertarik untuk terlibat atau masuk tapi belum bisa saya detailkan dimana," ungkap Direktur APEX Mahar Sembiring di Jakarta, Kamis (19/12).

Baca Juga: APEX targetkan peningkatan pendapatan hingga tutup tahun

Mahar melanjutkan, jika proyek tersebut terealisasi maka di semester 2 2020 mendatang barulah ada kepastian pengadaan rig yang bisa diperoleh. Meskipun ada perbedaan teknik untuk pengeboran sektor migas dengan sektor panas bumi, Mahar mengaku pihaknya sangat siap.

Ia menjelaskan, panas bumi bukan merupakan sektor baru bagi APEX. "Kita memiliki pengalaman yang sangat panjang di panas bumi, dan performance kita sangat baik. Tidak ada masalah untuk panas bumi," jelas Mahar.

Baca Juga: Apexindo Duta (APEX) berharap dapat mempertahankan capaian pendapatan tahun lalu

Asal tahu saja, saat ini satu rig milik APEX yakni Rig 9 tengah terlibat dalam proyek panas bumi milik Pertamina Geothermal Energy di Hululais, Sumatera Selatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×