kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Masuk prioritas penanganan dampak pandemi Covid-19, PMN Hutama Karya jadi Rp 11 T


Rabu, 27 Mei 2020 / 19:53 WIB
Masuk prioritas penanganan dampak pandemi Covid-19, PMN Hutama Karya jadi Rp 11 T
ILUSTRASI. Foto udara suasana pengerjaan tol Provinsi Bengkulu - Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan di pintu tol Betungan kota Bengkulu, Rabu (20/5/2020). PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) memastikan pengerjaan proyek jalan tol Bengkulu-Sumsel seksi satu yakni K


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Yudho Winarto

Senior Executive Vice President (SEVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Muhammad Fauzan mengatakan perusahaan sangat berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan oleh stakeholder dalam melanjutkan pembangunan JTTS.

“Hal ini tentunya akan memperkuat perusahaan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh pemerintah, di samping sebelumnya kami telah berhasil menerbitkan Global Bonds senilai Rp 9 triliun,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima kontan.co.id, Rabu (27/5).

Baca Juga: Hutama Karya raih kontrak baru sebesar Rp 8,5 triliun sepanjang kuartal I 2020

PMN ini sendiri merupakan kelanjutan dari PMN yang telah diterima oleh Hutama Karya pada tahun 2015, 2016 dan 2019 yang lalu. Pemberian PMN ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha dan memperbaiki struktur permodalan serta dapat meningkatkan peranan BUMN sebagai agent of development sehingga mampu mendukung program prioritas nasional (Nawacita).

Hingga saat ini sepanjang ±500 km ruas tol di JTTS telah terbangun dengan 368 km ruas tol telah beroperasi penuh.

Beberapa ruas tol tersebut diantaranya adalah Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (Bakter) sepanjang 140 km, Tol Terbanggi – Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (Terpeka) sepanjang 189 km, tol Palembang – Indralay (Palindra) sepanjang 22 km, dan Tol Medan Binjai (Medbin) seksi 2 dan 3 sepanjang 17 km.

Baca Juga: Hutama Karya bisa batal beli tanah anak usaha Hanson International, ini syaratnya

Adapun di tahun 2020, Hutama Karya menargetkan penyelesaian pembangunan JTTS agar terus berlanjut untuk beberapa ruas prioritas di antaranya adalah ruas tol Pekanbaru – Dumai sepanjang 131 km di mana progress konstruksi sudah mencapai 97% secara rata-rata, disusul ruas tol Sigli – Banda Aceh seksi 4 Indrapuri – Blang Bintang sepanjang 13,5 km dengan progress konstruksi telah mencapai 99%, serta terakhir ruas Medan – Binjai seksi 1 Tanjung Mulia – Helvetia sepanjang 6 km yang ditargetkan selesai pada pertengahan tahun mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×