kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Maxim Nilai Regulasi Baru Ojol Harus Pertimbangkan Model Bisnis Tiap Aplikator


Senin, 19 Mei 2025 / 19:18 WIB
Diperbarui Senin, 19 Mei 2025 / 21:17 WIB
Maxim Nilai Regulasi Baru Ojol Harus Pertimbangkan Model Bisnis Tiap Aplikator
ILUSTRASI. Ojek online Maxim.


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Platform transportasi daring Maxim menyambut baik langkah Kementerian Perhubungan yang berencana menyusun regulasi baru terkait ojek online (ojol). Namun, perusahaan menekankan pentingnya kebijakan yang bersifat adaptif terhadap model bisnis masing-masing aplikator.

Dwi Putratama, Head of Legal Maxim Indonesia, menyampaikan bahwa sebagai salah satu aplikator yang berkembang pesat di berbagai daerah, Maxim memiliki pendekatan bisnis yang berbeda dengan platform lain. Karena itu, setiap regulasi yang disusun perlu mengakomodasi keberagaman skema operasional yang digunakan.

Baca Juga: Menhub: Regulasi Ojol Harus Libatkan Semua Pihak, Perlu Atur Ekosistem Menyeluruh

“Kami sepakat bahwa regulasi diperlukan, tapi juga harus memahami bahwa setiap aplikator punya strategi dan karakteristik layanan yang berbeda. Jangan sampai kebijakan yang diberlakukan malah menghambat inovasi atau mempersempit ruang gerak pelaku usaha,” ujar Dwi dalam forum Kemenhub bersama aplikator dan media di Jakarta, Senin (19/5).

Ia juga mengingatkan pentingnya keterlibatan aplikator sejak tahap awal dalam proses penyusunan regulasi, agar aturan yang lahir benar-benar kontekstual dengan kondisi di lapangan. Menurutnya, pemerintah perlu membuka ruang dialog yang inklusif dan transparan sebelum mengambil keputusan final.

Baca Juga: Driver Ojol dan Kurir Serentak Matikan Aplikasi Besok, Ini Tuntutannya

Maxim menambahkan bahwa selain aspek pembagian tarif dan kesejahteraan mitra, diskusi juga harus menyentuh aspek teknis seperti infrastruktur digital, keamanan data, serta tantangan ekspansi di daerah non-metropolitan yang memiliki dinamika berbeda dari kota besar.

“Kami ingin menjadi bagian dari solusi. Karena itu, kami siap berdiskusi lebih lanjut agar regulasi yang disusun betul-betul fair dan mendorong kemajuan industri transportasi daring di Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga: Ojol Bakal Demo Besar-Besaran Besok, Begini Respons Maxim Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×