kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Medco berseteru, lalu menang di Blok Sampang


Rabu, 24 Mei 2017 / 09:48 WIB


Reporter: Azis Husaini | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Medco Energi Internasional Tbk menyatakan, Pengadilan Arbitrase United Nation Comission of International Trade Law telah mengabulkan klaim senilai US$ 24 juta yang diajukan anak perusahaannya yang berbasis di Singapura, Medco Strait Services Pte Ltd. Gugatan itu melawan Singapore Petroleum Ltd. dan Cue Energy Pty Ltd. (Cue).

"Kami senang dengan keputusan pengadilan arbitrase yang menegaskan posisi kami karena telah bertindak dengan itikad baik dan sepenuhnya mematuhi kewajiban kontraktual kami," ujar CEO Medco Energi Roberto Lorato, dalam siaran pers, Selasa (23/5).

Seperti diketahui, kasus ini bermula ketika Medco Energi, melalui Medco Strait Services, ikut proyek pengembangan lapangan Jeruk di Blok Sampang pada tahun 2006 lalu. Medco Strait Services memiliki 25% saham di Blok Sampang, Singapore Petroleum sebesar 21,8%, Cue Energy sebesar 8,2% dan Santos 45%. Namun dalam perjalanannya, proyek yang dikelola melalui joined project agreement (JPA) tersebut tidak berjalan dengan baik.

Akibatnya, Medco Strait Services menarik diri dari join venture itu dan ingin menarik juga dana yang sudah ditanamkan. Awalnya Singapore Petroleum dan Cue tidak mau mengembalikan dana tersebut dengan berbagai alasan. Inilah yang mendorong Medco Strait Services menuntut melalui arbitrase.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×