kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Mega Perintis: Manzone beri kontribusi penjualan 70% ke grup


Kamis, 01 November 2018 / 18:36 WIB
ILUSTRASI. Gerai Fashion Retail Manzone


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Mega Perintis semakin optimistis untuk terus bersaing di industri fashion ritel. Kendati ada anggapan pasar fashion ritel mengalami kelesuan, namun Mega Perintis tahun ini justru mengalami pertumbuhan penjualan.

CEO Mega Perintis Afat Adinata mengatakan, dibandingkan dengan bulan September 2018 lalu, penjualan perusahaan mengalami pertumbuhan di atas 15%. “Kita tak sebut persisnya, tapi kami memang bertumbuh dua digit,” katanya pada Kamis (1/11).

Afat mengatakan, pertumbuhan penjualan terbesar berasal dari satu merek fashionnya, Manzone. Di Manzone sendiri, penjualan kemeja dan celana memberikan kontribusi penjualan terbesar yakni 70%. “Sisanya sepatu dan aksesoris lainnya,” jelasnya.

Tak hanya itu, Afat mengklaim pihaknya mampu menjual produknya dengan harga yang lebih bersaing ketimbang kompetitornya yang umumnya merek luar negeri. Salah satu faktornya, karena Mega Perintis memiliki pabrik garmen sendiri yang beroperasi untuk mendukung industri hilirnya. “Tapi kami tidak punya pabrik tekstilnya,” tambahnya.

Kata Afat, saat ini kapasitas produksi pabrik garmennya di atas 1 juta potong pakaian per tahunnya. Produksi itupun disebut Afat belum bisa memenuhi seluruh permintaan gerai milik Mega Perintis. Hingga saat ini, untuk memenuhi stok produk yang dijualnya, perusahaan masih melakukan outsourcing pada produk tertentu.

Saat ini, Mega Perintis memiliki 102 gerai Manzone. Selain itu, perusahaan juga memiliki merek fashion MOC yang dijual di gerai pasaraya (department store) seperti Matahari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×