kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Mendag: Ekspor tahun ini diperkirakan naik 16%


Kamis, 30 September 2010 / 09:50 WIB


Reporter: Femi Adi Soempeno, Martina Prianti,

JAKARTA. Kinerja ekspor tahun ini kemungkinan akan meningkat 16% dibandingkan tahun 2009. Hal ini ditegaskan oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di Jakarta, Kamis (30/9).

Minggu lalu, pemerintah memperkirakan, pemulihan ekonomi global tahun depan masih berjalan lamban. Realisasi ekspor non migas diperkirakan bisa mencapai 16%, sementara itu untuk ekspor keseluruhan diperkirakan hanya 14% hingga 15%. Target ekspor pemerintah pada tahun ini sendiri hanya 11%.

Mari memperkirakan, pertumbuhan ekspor yang bakal terjadi pada tahun paling besar hanya 15%. Pemerintah yakin, ekspor akan tetap tumbuh baik pada tahun ini maupun tahun depan meski berjalan lamban.

Pemerintah sedang memperluas pasar ekspor baru untuk mengejar pertumbuhan. Targetnya adalah Timur Tengah dan Afrika, Rusia dan Belarusia. Mari menghitung, pertumbuhan perdagangan antara negara berkembang tersebut dua kali jauh lebih tinggi dibanding dengan negara maju. "Jadi ini berarti negara sedang berkembang inilah yang akan menjadi potensi pasar besar untuk kita," lanjut Mari.

Mengenai produk ekpor yang bakal dikembangkan, Mari mengatakan, pemerintah masih mengandalkan sumber daya alam. Khusus untuk rencana ekspor ke Afrika, pemerintah akan memfokuskan kepada produk manufaktur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×