kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Mendag: Petani tak perlu khawatir dengan impor


Selasa, 07 Juni 2016 / 21:40 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah memutuskan membuka keran impor untuk mengatasi sejumlah harga bahan pokok yang melonjak memasuki bulan suci Ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri.

Namun Menteri Perdagangan Thomas Lembong meminta para petani tak khawatir.

Dia memastikan kebijakan impor tak akan mempengaruhi harga jual pangan yang dihasilkan oleh petani.

"Petani tidak usah khawatir soal impor," kata Thomas Lembong usai sidang kabinet paripurna membahas kesiapan idul fitri, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (7/6).

Petani, lanjut Thomas, tetap bisa menjual hasil produknya ke Bulog atau BUMN yang ditugaskan dengan harga normal.

Pemerintah akan memanfaatkan harga pokok penjualan (HPP) sehingga harga jual barang dari petani tetap terjaga.

Pada bawang merah misalnya, pemerintah menetapkan referensi harga di tingkat petani Rp 15.000 per Kg.

Sementara ditangkap konsumen ditargetkan harganya Rp 25.000 per Kg.

Untuk beras, pemerintah menargetkan harga di tingkat petani Rp 7.300 per Kg, sedangkan di tingkat konsumen Rp 9.500 per Kg.

Sementara untuk gula, harga ditingkat petani tebu sebesar Rp 9.100 per Kg, sedangkan di konsumen Rp 12.500 per Kg. (Ihsanuddin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×