kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Menelusuri perkembangan kinerja sejumlah produsen batubara raksasa


Selasa, 21 Januari 2020 / 20:30 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah perusahaan tambang batubara raksasa masih mencatatkan kinerja operasional yang positif sepanjang tahun lalu. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/hp.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo

“KPC dan Arutmin memiliki cadangan yang cukup untuk 20 tahun dengan kemampuan produksi hingga 100 juta ton per tahun,” imbuh Dileep, Selasa (21/1).

Baca Juga: Produksi batubara Bumi Resources (BUMI) naik 8,34% menjadi 87 juta ton di 2019

Di kesempatan berbeda, GM Legal and External Affairs Arutmin Indonesia Ezra Sibarani sepakat, cadangan batubara Arutmin diklaim masih bisa dimaksimalkan selama 2x10 tahun ke depan. Tahun lalu, perusahaan ini sanggup memproduksi batubara sekitar 27 juta ton.

Hanya memang, Arutmin Indonesia masih terganjal oleh masalah mandeknya perpanjangan kontrak Perjanjian Karya Pertambangan Batubara (PKP2B). Asal tahu saja, kontrak pertambangan Arutmin Indonesia akan berakhir pada 1 November 2020 nanti.




TERBARU

[X]
×