kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Menelusuri perkembangan kinerja sejumlah produsen batubara raksasa


Selasa, 21 Januari 2020 / 20:30 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah perusahaan tambang batubara raksasa masih mencatatkan kinerja operasional yang positif sepanjang tahun lalu. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/hp.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo

“KPC dan Arutmin memiliki cadangan yang cukup untuk 20 tahun dengan kemampuan produksi hingga 100 juta ton per tahun,” imbuh Dileep, Selasa (21/1).

Baca Juga: Produksi batubara Bumi Resources (BUMI) naik 8,34% menjadi 87 juta ton di 2019

Di kesempatan berbeda, GM Legal and External Affairs Arutmin Indonesia Ezra Sibarani sepakat, cadangan batubara Arutmin diklaim masih bisa dimaksimalkan selama 2x10 tahun ke depan. Tahun lalu, perusahaan ini sanggup memproduksi batubara sekitar 27 juta ton.

Hanya memang, Arutmin Indonesia masih terganjal oleh masalah mandeknya perpanjangan kontrak Perjanjian Karya Pertambangan Batubara (PKP2B). Asal tahu saja, kontrak pertambangan Arutmin Indonesia akan berakhir pada 1 November 2020 nanti.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×