kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Mengejar pertumbuhan penjualan 7%, Campina Ice Cream (CAMP) garap kanal digital


Senin, 08 Maret 2021 / 20:10 WIB
Mengejar pertumbuhan penjualan 7%, Campina Ice Cream (CAMP) garap kanal digital
ILUSTRASI. Logo baru es krim Campina di Depok,


Reporter: Vina Elvira | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) terus menggaungkan berbagai strategi pemasaran guna merealisasikan peningkatan target penjualan 5% hingga 7% di tahun ini.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan cara memanfaatkan kanal digital sebagai channel penjualan secara online.

Direktur Penjualan & Pemasaran PT Campina Ice Cream Industry Tbk, Adji Andjono Purwo mengungkapkan, penjualan produk CAMP secara digital belum sepenuhnya menjadi tombak utama pendapatan.

Namun, kanal digital ini bisa dikatakan sebagai salah satu channel penjualan yang memiliki peningkatan cukup tinggi dibanding dengan channel penjualan lain.

Baca Juga: Antisipasi lonjakan penjualan, Campina (CAMP) siapkan stok es krim jelang lebaran

“Apabila kami bicara digital untuk penjualan es krim, kontribusinya masih belum terlalu besar. Tapi peningkatannya kami bisa katakan salah satu yang tertinggi di dalam channel penjualan kita,” ungkap Adji saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (8/3).

Adji menyebut, salah satu alasan yang membuat kanal digital belum bisa menjadi tombak utama pendapatan, adalah karena produk es krim masuk ke dalam kategori fast moving consumer goods (FMCG) yang bersifat impulse.

Di mana, masyarakat mayoritasnya akan memiliki daya tarik untuk membeli produk tersebut ketika sedang di luar rumah.

“Karena orang mesti ada stimulus yang sifatnya langsung dan on the spot, seperti panas, suasana haus, baru orang tergerak untuk membeli produk impulse tersebut seperti es krim atau minuman dingin,” ungkap Adji.

Meskipun demikian, Adji menerangkan bahwa penjualan melalui kanal digital telah mengalami peningkatan hingga puluhan persen. Hal ini tentunya dipengaruhi pula oleh pola pergerakan masyarakat keluar rumah serta kebijakan pemerintah itu sendiri.

“Fluktuatif ya tergantung situasi, pada saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat, orang tidak punya alternatif ya orang (membeli) lewat digital. Pada saat PSBB agak longgar, orang kembali lagi pergi keluar, ya jadi membeli es krim melalui channel penjualan yang lain,” tambahnya.

Guna mencapai target penjualan di 2021, CAMP mengalokasikan belanja modal hingga Rp 40 miliar. Dana ini salah satunya digunakan untuk melakukan pemeliharaan terhadap alat-alat distribusi es krim yang berperan sebagai atribut untuk meningkatkan penjualan.

Baca Juga: Rilis produk baru, Campina Ice Cream (CAMP) optimistis kerek penjualan hingga 7%

“Kita alokasi belanja modal di 2021 sifatnya tidak agresif tapi kita juga tetap memelihara keperluan atau kebutuhan untuk peningkatan penjualan kita. Terutama untuk pembelian alat2 distribusi es krim, seperti freezer jadi kita tetap belanja untuk itu,” ungkapnya.

Adji berharap kondisi ekonomi di Indonesia bisa segera pulih. Sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal di luar rumah, yang tentunya akan turut membangkitkan daya beli masyarakat terhadap produk-produk non esensial seperti es krim dan minuman dingin.

“Apabila masyarakat bisa bergerak ekonomi juga akan bergerak, sehingga daya beli atau pendapatan masyarakat juga meningkat lagi, pendapatan masyarakat meningkat sehingga orang punya daya beli lagi, untuk bisa membeli produk non esensial,” tambah Adji.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×