kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Mengenal Honda CB72 super hawk yang legendaris


Senin, 25 Mei 2020 / 16:03 WIB
Mengenal Honda CB72 super hawk yang legendaris
ILUSTRASI. Honda CB72


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

Bobot keringnya hanya 154 kg. Sehingga membuat perbandingan rasio dan bobotnya cukup besar, menyamai motor-motor Inggris yang bermesin dua kali lipat yakni 500cc.

Bisa demikian karena Honda menggunakan kopling basah dan koplingnya berada di mainshaft gearbox. Adapun fase pengapian mesin 180 derajat diklaim lebih minim getar ketimbang Ingrisan.

Baca Juga: Lelang motor listrik Jokowi: Dimenangkan buruh bangunan, didapat putra Hary Tanoe

Beberapa fitur juga cukup maju di zamannya, yakni mengusung overhead-camshaft, rev counter dan rem twin-leading shoe brake. Satu lagi yaitu sudah menganut electric starter.

Kehebatan CB72 dibuktikan oleh Tommy Manoch yang menjadi juara Grand Prix Indonesia 1963. Saat itu Tommy menggunakan CB72 dengan tampilan khas bertulisan Ulah Adigung di tangki. (Gilang Satria)


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Honda CB72 Super Hawk"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×