kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Mengenal Honda CB72 super hawk yang legendaris


Senin, 25 Mei 2020 / 16:03 WIB
Mengenal Honda CB72 super hawk yang legendaris
ILUSTRASI. Honda CB72


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

Bobot keringnya hanya 154 kg. Sehingga membuat perbandingan rasio dan bobotnya cukup besar, menyamai motor-motor Inggris yang bermesin dua kali lipat yakni 500cc.

Bisa demikian karena Honda menggunakan kopling basah dan koplingnya berada di mainshaft gearbox. Adapun fase pengapian mesin 180 derajat diklaim lebih minim getar ketimbang Ingrisan.

Baca Juga: Lelang motor listrik Jokowi: Dimenangkan buruh bangunan, didapat putra Hary Tanoe

Beberapa fitur juga cukup maju di zamannya, yakni mengusung overhead-camshaft, rev counter dan rem twin-leading shoe brake. Satu lagi yaitu sudah menganut electric starter.

Kehebatan CB72 dibuktikan oleh Tommy Manoch yang menjadi juara Grand Prix Indonesia 1963. Saat itu Tommy menggunakan CB72 dengan tampilan khas bertulisan Ulah Adigung di tangki. (Gilang Satria)


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Honda CB72 Super Hawk"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×