kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.007   -25,00   -0,14%
  • IDX 6.233   -3,06   -0,05%
  • KOMPAS100 819   1,94   0,24%
  • LQ45 623   1,55   0,25%
  • ISSI 215   0,23   0,11%
  • IDX30 350   -0,18   -0,05%
  • IDXHIDIV20 429   -0,76   -0,18%
  • IDX80 94   0,28   0,30%
  • IDXV30 118   0,26   0,22%
  • IDXQ30 112   -0,18   -0,16%

Menhub Tinjau Evakuasi KM Mutiara Sentosa II, Investigasi Kebakaran Segera Dimulai


Senin, 03 Agustus 2026 / 09:55 WIB
Menhub Tinjau Evakuasi KM Mutiara Sentosa II, Investigasi Kebakaran Segera Dimulai
ILUSTRASI. KMP Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan Sumenep (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)


Reporter: Hervin Jumar | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, meninjau proses evakuasi penumpang dan awak KM Mutiara Sentosa II yang mengalami kebakaran di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). 

Dudy dalam kunjungan tersebut, memastikan proses evakuasi berjalan optimal dan investigasi penyebab kebakaran akan segera dilakukan.

Dudy meninjau proses evakuasi dari Pelabuhan Kalianget, Sumenep. Ia menyampaikan duka cita atas insiden tersebut dan memastikan pemerintah terus mengawal proses pencarian serta penyelamatan korban yang dipimpin Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Baca Juga: GIIAS 2026 Hadirkan 150 Merek Industri Pendukung Otomotif

"Kami menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini. Kami memastikan proses evakuasi dilakukan secara optimal dan berjalan lancar sehingga seluruh penumpang dan awak kapal dapat ditemukan serta mendapat penanganan lebih lanjut dari petugas," ujar Dudy dalam keterangan resmi, Senin (3/8/2026).

Menurut Dudy, Kemenhub terus memantau perkembangan penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah di Madura, Basarnas, TNI, Polri, KSOP, operator kapal, serta seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan. 

Seluruh sumber daya yang diperlukan juga telah dikerahkan untuk mendukung proses evakuasi, pencarian, penyelamatan, dan penanganan korban.

Dalam kesempatan itu, Dudy juga bertemu dengan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo untuk memperkuat koordinasi penanganan korban. 

Ia turut mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah di Madura yang menyiagakan personel, fasilitas kesehatan, dan tim penyelamat guna membantu operasi evakuasi.

Baca Juga: Antam (ANTM) Cetak Kinerja Operasional Ciamik di Semester I-2026, Ini Rinciannya

"Saya mengapresiasi langkah proaktif Bupati Sumenep, Bangkalan, Sampang, dan Pamekasan yang telah menyiagakan personel, fasilitas kesehatan, serta tim di wilayah perairannya masing-masing untuk membantu penumpang yang kemungkinan terbawa arus. Sinergi antardaerah seperti ini sangat penting dalam mempercepat penyelamatan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat," kata Dudy.

Usai meninjau proses evakuasi di Sumenep, Dudy bertolak ke Surabaya untuk memantau penanganan melalui Posko Terpadu Penanganan Kecelakaan Kapal KM Mutiara Sentosa II di Pelabuhan Tanjung Perak. 

Kemenhub telah menyiapkan Posko Terpadu di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) sebagai pusat koordinasi penanganan korban sekaligus layanan bagi keluarga penumpang.

"Posko Terpadu di Terminal GSN Tanjung Perak telah siap beroperasi sebagai pusat layanan bagi penumpang dan keluarga korban yang terdampak. Kami juga akan terus menyampaikan perkembangan penanganan secara berkala setelah seluruh data selesai diverifikasi," ujar Dudy.

Selain memastikan penanganan korban berjalan optimal, Dudy menegaskan proses investigasi akan segera dilakukan untuk mengetahui penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa II.

Sebagai informasi, KM Mutiara Sentosa II mengalami kebakaran pada Minggu pagi sekitar pukul 06.00–07.00 WIB di Perairan Utara Sumenep, Laut Jawa. 

Informasi insiden diterima Kemenhub pada pukul 08.30 WIB dan langsung ditindaklanjuti Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui SROP Kalianget dengan berkoordinasi bersama Basarnas untuk pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.

Kemenhub juga mengerahkan kapal patroli KPLP KN Grantin P.211 menuju lokasi kejadian serta menyiapkan KN Masalembo untuk mendukung operasi penanganan. 

Proses evakuasi turut diperkuat dengan keterlibatan TB Hasnur 26, KM Prakarsa Mas, KM Meratus Pematang Siantar, dan KM Transco Arafura. Hingga kini, proses evakuasi penumpang dan awak kapal masih terus berlangsung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×