kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.001,74   -2,58   -0.26%
  • EMAS981.000 0,10%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Menko Perekonomian Dukung PLN Serap Produk Komponen Listrik dari Dalam Negeri


Rabu, 23 November 2022 / 19:49 WIB
Menko Perekonomian Dukung PLN Serap Produk Komponen Listrik dari Dalam Negeri
ILUSTRASI. PT PLN akan terus meningkatkan realisasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/foc.

Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendukung langkah PT PLN (Persero) dalam meningkatkan realisasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).  

Upaya PLN meningkatkan TKDN ini dinilai sejalan dengan kampanye Bangga Buatan Indonesia seperti yang dicanangkan pemerintah.

"Pemerintah akan terus mendorong dan evaluasi, agar pelaku dalam negeri bisa mendukung ekosistem PLN. Dengan begitu kita mendukung pendalaman value chain di sektor ketenagalistrikan," ujar Airlangga di acara PLN Local Content Movement for The Nation (Locomotion) 2022, Rabu (23/11). 

Baca Juga: PLN Siapkan Dana Rp 15.000 Triliun untuk Belanja Infrastruktur Listrik Hingga 2060

Dalam setahun, PLN menganggarkan paling sedikit Rp 300 triliun untuk belanja operasional (OPEX) dan belanja modal (CAPEX). Apalagi, PLN juga turut mendorong peningkatan bauran energi baru terbarukan untuk mencapai Net Zero Emission di tahun 2060.

Nilai investasi yang besar ini tak hanya dialokasikan untuk investasi luar negeri saja, tetapi PLN memprioritaskan belanja dalam negeri.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan sebagai dukungan terhadap industri nasional, PLN telah memberikan kontribusi pembelanjaan dalam negeri (PDN) sebesar Rp 201 triliun hingga 20 November 2022, dari total belanja tahun ini sebesar Rp 288,4 triliun.

"PLN berkontribusi sebesar 84% ke produk dalam negeri demi mengembangkan industri nasional berkualitas global," kata Darmawan.

Menurut Darmawan, PLN telah melakukan sejumlah inisiatif untuk memenuhi ketentuan TKDN. Di antaranya membuat regulasi tentang pemenuhan TKDN, mengembangkan infrastruktur pelaporan dan pemantauan TKDN lewat aplikasi e-TKDN.

"PLN pun menargetkan pada 2024 mendatang realisasi TKDN kami bisa mencapai 50%," ucapnya.

Baca Juga: Perkuat Listrik Tanpa Kedip, PLN Terapkan Teknologi Tercanggih di Sistem Gardu Induk

Adapun TKDN PLN hingga Oktober 2022 sudah mencapai 46,95%.  Capaian ini sudah melebih target tahun ini yakni sebesar 42%. Porsi TKDN ini terus tumbuh sejak 2019 sebesar 36,8%, dan tahun 2020 sebesar 40,1%. 

"Atas saran Pak Menko, kami PLN diarahkan untuk membangun ekosistem ketenagalistrikan terutama kapasitas nasional. Kami petakan semua, dan dalam proses ini, membangun kapasitas nasional berarti membangun ekosistem yang lebih kuat," jelasnya. 

Selanjutnya: 4 Cara Mengatasi Nyeri Punggung dan Leher saat Kerja di Kantor

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM) Supply Chain Management Principles (SCMP)

[X]
×