kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Menpera minta REI perbanyak bangun rumah murah


Selasa, 10 Juli 2012 / 09:55 WIB
Menpera minta REI perbanyak bangun rumah murah
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi di kantor cabang Bank BNI, Jakarta, Kamis (21/1). ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/21/01/2021.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) mengharapkan para pengembang yang tergabung dalam asosiasi Real Estat Indonesia (REI) bisa membangun lebih banyak rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Indonesia.

Harapan ini disampaikan oleh Menpera, Djan Faridz dalam siaran persnya yang diterima KONTAN Selasa (10/7). Faridz menyebutkan, harapan terhadap REI itu sudah ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam kegiatan Rakerda REI Jawa Timur di Kota Batu, Malang, Minggu (8/7).

Lebih lanjut, Faridz bilang, Kementerian Perumahan Rakyat akan membantu REI untuk membangun perumahan MBR tersebut. Ke depan, dirinya berharap akan semakin banyak pengembang yang perduli dengan rakyat kecil, guna memenuhi kebutuhan rumah sebagai sarana tempat tinggal.

Dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Timur itu, Menpera Djan Faridz bersama Deputi Bidang Perumahan Formal, Deputi Bidang Pengembangan Kawasan, Kepala BLU PPP, dan Kepala Bapertarum juga melakukan peninjauan ke beberapa lokasi perumahan; seperti Perumahan Bulan Terang Utama, perumahan PNS dan perumahan Mondoroko Raya di Kota Malang

“Pembangunan rumah di Jawa Timur khususnya Malang sudah ideal karena memenuhi aturan yang telah diberlakukan, yaitu ukuran luas lantai minimal 36 meter persegi. Hal itu tentunya memenuhi standar sehat untuk itu kami siap memberikan bantuan berupa prasarana, sarana dan utilitas (PSU) berupa jalan. Untuk itu kami akan memberikan bantuan sebesar 6,25 juta rupiah untuk setiap unit rumah,” tegas Faridz.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×