kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.905   35,00   0,20%
  • IDX 5.739   -82,15   -1,41%
  • KOMPAS100 740   -11,90   -1,58%
  • LQ45 564   -8,97   -1,57%
  • ISSI 199   -2,47   -1,23%
  • IDX30 321   -4,67   -1,44%
  • IDXHIDIV20 395   -5,99   -1,49%
  • IDX80 84   -1,38   -1,61%
  • IDXV30 107   -1,26   -1,16%
  • IDXQ30 103   -1,66   -1,58%

Mentan blusukan serap gabah petani


Minggu, 12 Maret 2017 / 13:40 WIB


Reporter: Elisabeth Adventa | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, lakukan maraton kunjungan kerja ke sejumlah daerah di Indonesia. Kali ini, Mentan melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah. Kunjungan tersebut dalam rangka panen raya dan serap gabah petani.

Sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres), seluruh gabah hasil panen petani harus diserap oleh Bulog sesuai dengan harga HPP ( Harga Pembelian Pemerintah) yang telah ditetapkan, yakni Rp.3.700 per kilogram (kg) dengan kadar air 25%. 

Dalam kunjungannya ke Purwerejo, ia sempat berdialog dengan Babinsa, Penyuluh dan Petani. Dari dialog tersebut didapati bahwa harga jual gabah masih banyak di bawah HPP yaitu sekitar Rp 3.000 - Rp 3.200 per kg.

Amran menginstruksikan kepada Kasubdivre Bulog, Kepala Desa, Camat, Babinsa, PPL dan Penyuluh pertanian untuk bersinergi, bergerak bersama membantu petani agar serap gabah ini berhasil. "Kita banjiri gudang Bulog, target tiga bulan, gudang Bulog sudah penuh terisi dengan harga yang tidak merugikan petani, " ujar Amran dalam siaran pers tertulis (10/3).

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Pertanian (Kemtan) juga memberikan bantuan alat pertanian.
"Kami menganggarkan khusus hingga triliunan. Tujuannya agar para pemuda di daerah dapat hidup mandiri dan tidak perlu datang ke kota untuk menjadi tukang batu atau menjadi pengangguran, " ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×