Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Energi Indonesia Bahlil Lahadalia mengadakan pertemuan dengan konglomerat India, Essar Group, dan Pertamina, untuk membahas rencana pengembangan kilang minyak di Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, Bahlil mengatakan, mereka membahas penguatan kapasitas pengolahan minyak domestik Indonesia dan industri bernilai tambah, menurut unggahan di akun Instagram terverifikasinya yang dikutip dari Reuters, Kamis (5/2/2026).
“Rencana investasi ini diharapkan selaras dengan kebijakan pemerintah dan berkontribusi pada penguatan keamanan energi nasional,” kata Bahlil, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Baca Juga: Beleid Tambang Mangkrak Dua Tahun Diambil Negara Bisa Tekan Minat Eksplorasi Tambang
Pertamina, Essar, dan juru bicara Bahlil tidak segera menanggapi permintaan Reuters untuk memberikan komentar dan rincian tentang rencana tersebut.
Indonesia bertujuan untuk menurunkan impor bahan bakar sebagai bagian dari tujuan ambisius yang ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada energi.
Pertamina memiliki rencana jangka panjang untuk meningkatkan banyak kilang minyaknya dan baru-baru ini menyelesaikan peningkatan fasilitas Balikpapan senilai US$ 7,4 miliar.
Pertamina juga telah menggabungkan unit kilang dan logistiknya untuk meningkatkan operasi bisnis hilirnya.
Selanjutnya: Beleid Tambang Mangkrak Dua Tahun Diambil Negara Bisa Tekan Minat Eksplorasi Tambang
Menarik Dibaca: 4 Manfaat Konsumsi Serat bagi Kesehatan Tubuh yang Luar Biasa
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













