kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Menteri BUMN akui pembangunan TOD stasiun Juanda dan Pasar Senen masih terhambat


Senin, 10 Desember 2018 / 18:07 WIB
Menteri BUMN akui pembangunan TOD stasiun Juanda dan Pasar Senen masih terhambat
ILUSTRASI. GROUND BREAKING TOD JUANDA


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengakui pembangunan transit oriented development (TOD) di Stasiun Juanda dan Stasiun Pasar Senen masih terhambat perizinan.

Menurut Rini, proses izin mendirikan bangunan (IMB) TOD yang sedang dibangun prosesnya berbeda-beda. “Yang di Juanda dan Pasar Senen itu kita masih menunggu izin dari Pemerintah DKI Jakarta,” katanya, Senin (10/12).

Rini menambahkan, pihaknya telah menemui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menurutnya, Anies bersedia untuk duduk bersama mempercepat izin-izin tersebut. Hari ini, Senin (10/12) Rini Soemarno ikut menyaksikan groundbreaking TOD di Stasiun Rawa Buntu Tangerang Selatan, Jurangmangu Tangerang Selatan, dan Cisauk Kabupaten Tangerang.

Untuk TOD Rawa Buntu, Perum Perumnas menjadi BUMN yang ditugaskan, proses perizinan sudah berjalan lancar. Adapun kelancaran izin itu karena di Tangerang Selatan, proses perizinan mendapat dukungan dari Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmy Diani. “Kami berterima kasih dengan Bu Walikota karena di Tangsel prosesnya bisa cepat,” tambah Rini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×