kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.686   -135,24   -2,32%
  • KOMPAS100 734   -18,12   -2,41%
  • LQ45 560   -13,44   -2,35%
  • ISSI 197   -4,32   -2,15%
  • IDX30 318   -7,06   -2,17%
  • IDXHIDIV20 393   -8,51   -2,12%
  • IDX80 84   -2,00   -2,34%
  • IDXV30 107   -1,64   -1,52%
  • IDXQ30 103   -2,09   -1,99%

Menteri BUMN akui pembangunan TOD stasiun Juanda dan Pasar Senen masih terhambat


Senin, 10 Desember 2018 / 18:07 WIB
ILUSTRASI. GROUND BREAKING TOD JUANDA


Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengakui pembangunan transit oriented development (TOD) di Stasiun Juanda dan Stasiun Pasar Senen masih terhambat perizinan.

Menurut Rini, proses izin mendirikan bangunan (IMB) TOD yang sedang dibangun prosesnya berbeda-beda. “Yang di Juanda dan Pasar Senen itu kita masih menunggu izin dari Pemerintah DKI Jakarta,” katanya, Senin (10/12).

Rini menambahkan, pihaknya telah menemui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menurutnya, Anies bersedia untuk duduk bersama mempercepat izin-izin tersebut. Hari ini, Senin (10/12) Rini Soemarno ikut menyaksikan groundbreaking TOD di Stasiun Rawa Buntu Tangerang Selatan, Jurangmangu Tangerang Selatan, dan Cisauk Kabupaten Tangerang.

Untuk TOD Rawa Buntu, Perum Perumnas menjadi BUMN yang ditugaskan, proses perizinan sudah berjalan lancar. Adapun kelancaran izin itu karena di Tangerang Selatan, proses perizinan mendapat dukungan dari Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmy Diani. “Kami berterima kasih dengan Bu Walikota karena di Tangsel prosesnya bisa cepat,” tambah Rini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×