kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Menteri BUMN copot dua direktur PT Pos Indonesia


Kamis, 07 Mei 2015 / 23:53 WIB
ILUSTRASI. OJK melihat potensi asuransi di Indonesia masih besar walau terdapat sejumlah tantangan


Sumber: Antara | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri BUMN Rini Soemarno memberhentikan dua direktur PT Pos Indonesia (Persero) yakni Direktur Utama (Dirut) Budi Setiawan dan Direktur Teknologi dan Jasa Keuangan Budhi Setyawan.

Keduanya diberhentikan karena menjadi tersangka kasus korupsi pengadaan "Portable Data Terminal" atau alat layanan informasi dan komunikasi di perusahaan itu.

"Kebijakan memberhentikan Dirut Pos untuk menjunjung tinggi proses hukum yang saat ini sedang berjalan dan memberi kesempatan untuk fokus menjalani persidangan," kata Kepala Komunikasi Publik Kementerian BUMN, Teddy Purnama, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (7/5).

Sebelumnya Kejaksaan Agung telah menetapkan Budi Setiawan dan Budhi Setyawan sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan alat layanan informasi dan komunikasi Pos Indonesia tahun anggaran 2013.

Kasus ini bermula saat pengadaan PDT atau alat-alat yang dipakai petugas di lapangan untuk memudahkan kontrol pengantaran barang pada tahun 2013.

Pada kenyataannya, alat-alat itu tidak berfungsi sehingga memunculkan kerugian negara mencapai Rp10,5 miliar.

Untuk itu awal September 2014 Kejaksaan Agung menyita sejumlah alat PDT dari Kantor Pos Besar Area IV Jakarta yang mencapai 1.650 unit, termasuk menggeledah Kantor Pos Pusat di Bandung.

Menurut catatan, Dirut Pos Budi Setiawan dan Direktur Teknologi dan Jasa Keuangan Budhi Setyawan menjabat sejak Juli 2013.

Di bawah kepemimpinan Budi Setiawan, Pos Indonesia mencatat pertumbuhan pendapatan yang cukup baik, tercermin dari tahun 2012 sebesar Rp2,59 triliun naik menjadi Rp4,362 triliun pada 2014.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×