Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) melihat peluang untuk membawa New Veloz Hybrid Electric Vehicle (HEV) ke pasar ekspor. Meski demikian, perusahaan masih menempatkan pasar Indonesia sebagai prioritas seiring tingginya permintaan terhadap kendaraan hybrid tersebut.
Wakil Presiden Direktur TMMIN I Nyoman Winaya mengatakan, ekspor Veloz Hybrid dapat menjadi bagian dari strategi perusahaan ke depan. Kendati demikian, realisasi ekspor akan mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik pasar tujuan.
"Untuk saat ini, Veloz Hybrid masih kami fokuskan untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia. Ke depan, kami tetap terbuka untuk melihat peluang ekspor, tentunya dengan mempertimbangkan kebutuhan, karakteristik, serta permintaan di masing-masing pasar," ujar Nyoman, Selasa (29/9/2026).
Baca Juga: Tambang Ilegal Hambat MIND ID, Pengamat: Potensi Kerugian Negara Besar
Hingga akhir Agustus 2026, TMMIN telah memproduksi sebanyak 15.737 unit Veloz Hybrid sejak model tersebut mulai diproduksi. Tingginya volume produksi tersebut sejalan dengan permintaan pasar domestik yang masih kuat.
Adapun sejak pemesanan dibuka pada November 2025 hingga Agustus 2026, surat pemesanan kendaraan (SPK) Veloz Hybrid telah melampaui 19.000 unit.
Andalkan Sejumlah Model untuk Ekspor
Di sisi lain, TMMIN masih mengandalkan sejumlah model kendaraan produksi Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor. Hingga Agustus 2026, model Toyota yang diekspor dari Indonesia mencakup Avanza/Veloz, Raize, Yaris Cross, Fortuner, serta Agya atau Wigo.
Dari sejumlah model tersebut, Avanza dan Veloz menjadi kontributor ekspor terbesar TMMIN.
TMMIN memiliki fasilitas manufaktur di Karawang, Jawa Barat, dengan kapasitas produksi sekitar 282.000 unit kendaraan per tahun. Fasilitas tersebut menjadi salah satu basis produksi Toyota di Indonesia untuk memenuhi permintaan pasar domestik sekaligus ekspor.
Baca Juga: Penambangan Tanpa Izin Bayangi Rantai Pasok Emas, Begini Respons Antam (ANTM)i
Selain Veloz Hybrid, pabrik Toyota di Karawang juga memproduksi sejumlah kendaraan elektrifikasi. Model tersebut antara lain Kijang Innova Zenix HEV, Yaris Cross HEV, dan mobil listrik Toyota bZ4X.
Produksi Mobil Toyota Tumbuh
Sementara itu, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan produksi mobil Toyota di Indonesia masih mencatat pertumbuhan sepanjang delapan bulan pertama 2026.
Produksi Toyota pada periode Januari-Agustus 2026 tercatat mencapai 353.778 unit. Angka tersebut meningkat 5,2% secara tahunan atau year-on-year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 336.332 unit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














